Pavi, Avatar Baru yang Mengubah Arah Franchise: First Look ‘Avatar: Seven Havens’
Nickelodeon memperkenalkan Pavi, Avatar baru dalam Avatar: Seven Havens, serial sekuel penuh konflik dan misteri. Simak perjalanan karakter ini dalam premis gelap yang mengubah makna Avatar dan identitas spiritual di dunia baru.
Showbizline – Nickelodeon merilis tampilan perdana karakter utama dalam serial Avatar: Seven Havens saat San Diego Comic-Con 2025.
Serial ini menjadi sekuel ketiga dalam waralaba Avatar, mengikuti The Legend of Korra, dan sekaligus merayakan dua dekade sejak penayangan episode pertama Avatar: The Last Airbender.
Namun kali ini, premisnya menghadirkan perubahan besar: sang Avatar bukan lagi penyelamat, melainkan sosok yang ditakuti.
“Avatar sudah tidak lagi dianggap sebagai pahlawan umat manusia, melainkan sebagai ancaman. Sosok dengan gelar itu kini diburu oleh manusia dan roh,” ungkap Nickelodeon dalam panel khusus Comic-Con.
Karakter utama bernama Pavi, seorang Earthbender muda, yang menjadi Avatar selanjutnya setelah Korra.
Menariknya, Pavi adalah salah satu dari anak kembar—dengan saudaranya yang hilang misterius.
Pavi dituntut untuk menyelamatkan wilayah Seven Havens sekaligus mengungkap asal-usul gelap tentang peristiwa yang menjadikan gelar Avatar sebagai kutukan.
Arah Baru untuk Avatar Studios

Konsep yang diusung dalam Seven Havens mencerminkan era baru dari Avatar Studios, yang untuk pertama kalinya memproduksi serial sendiri dengan dua musim bertajuk Book 1 dan Book 2, masing-masing terdiri dari 13 episode.
Serial ini dirancang lebih gelap dan emosional dibanding pendahulunya, dengan elemen thriller spiritual, konflik internal, dan pencarian identitas yang lebih kompleks.
Bryan Konietzko, co-creator Avatar, menyebutkan karakter penting yang akan mendampingi Pavi. Di antaranya adalah Jae, mentor sekaligus Airbender bijak, dan Geet, peliharaan hybrid kucing-monyet yang menjadi simbol keluguan dan loyalitas.
Ketiganya digambarkan berdiri di depan pemandangan kota Allura, tempat tinggal mereka yang juga menjadi pusat konflik waralaba terbaru ini.
“Pavi menghadapi ketakutan publik dan dirinya sendiri. Dia bukan hanya mencari jawaban, tapi juga pembebasan,” ujar Bryan Konietzko dalam sesi panel.
Budaya dan Visual Baru
Identitas budaya dalam serial Seven Havens mendapat perhatian serius dari tim kreatif, dengan latar tempat yang terinspirasi dari arsitektur urban Asia Selatan dan Timur Tengah.
Kostum Pavi dan desain kota Allura memperlihatkan warna tanah, motif geometris, serta simbol spiritual yang menguatkan tema mistik dan realisme magis.
Visual dalam gambar first look menunjukkan atmosfer kelam namun penuh harapan. Pavi digambarkan dengan sorot mata tajam, rambut pendek gelombang, dan simbol Avatar bercahaya di dahinya.
Desain ini disebut sebagai representasi era baru yang lebih berani dan kompleks dalam waralaba Avatar.















