Praktis! Cara Merangkum Buku ke ChatGPT agar Hemat Waktu dan Lebih Efisien
ChatGPT bisa merangkum buku digital secara cepat dan efisien. Pelajari cara praktis menghemat waktu membaca dengan bantuan AI melalui langkah-langkah aman dan akurat.
Showbizline – Di tengah kesibukan tugas kuliah dan deadline kerja, mencari cara merangkum buku dengan cepat menjadi solusi penting.
Salah satu metode populer yang kini banyak digunakan adalah meminta ringkasan ke ChatGPT—aplikasi berbasis AI yang mampu memahami dan menyarikan teks panjang secara instan.
Pengguna ChatGPT, baik dari kalangan pelajar hingga profesional, kini semakin terbiasa memanfaatkan AI untuk merangkum buku, artikel ilmiah, hingga jurnal digital.
Teknologi ini memungkinkan kita menghemat waktu membaca, sekaligus mendapatkan esensi isi buku secara terstruktur.
Langkah Awal: Siapkan Koneksi dan Akun ChatGPT
Langkah pertama adalah memastikan perangkat terhubung internet dan memiliki akun di platform OpenAI.
Versi gratis atau berbayar dapat digunakan tergantung kebutuhan. Pastikan juga bahan bacaan sudah tersedia dalam bentuk digital, baik PDF, website, maupun publikasi online.
Masukkan Permintaan Ringkasan ke ChatGPT
Setelah masuk ke halaman ChatGPT, pengguna dapat mengetik prompt sederhana seperti:
“Tolong buat ringkasan buku Atomic Habits karya James Clear.”
Jika sumber berupa URL, bisa juga mengetik:
“Tolong buat rangkuman ini: [link sumber].”
Jika hanya ingin merangkum bagian tertentu, masukkan teks atau instruksi spesifik, seperti:
“Jelaskan maksud ‘habit stacking’ dalam bab 4 buku Atomic Habits.”
Kustomisasi dan Koreksi Ringkasan
Salah satu keunggulan ChatGPT adalah kemampuannya untuk menguraikan inti gagasan dalam bentuk pointer atau paragraf ringkas. Meski praktis, pengguna tetap disarankan untuk memeriksa akurasi hasil ringkasan.
Kadang, ChatGPT dapat menyertakan kutipan yang belum tentu akurat atau menciptakan sumber yang belum diverifikasi. Oleh karena itu, validasi manual tetap penting, apalagi untuk kebutuhan akademik.
Pahami Keterbatasan Teknologi AI
Meskipun mampu menyarikan informasi kompleks, ChatGPT bukanlah pengganti proses membaca secara menyeluruh. Ringkasan yang dihasilkan bisa jadi kurang menangkap nuansa atau konteks yang spesifik dari penulis asli.
Maka dari itu, penggunaan ChatGPT untuk merangkum buku sebaiknya dijadikan pelengkap, bukan satu-satunya sumber.
Kemajuan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT telah membawa revolusi dalam cara kita membaca dan memahami literatur.
Terutama bagi mahasiswa atau content creator yang perlu memahami banyak referensi dalam waktu singkat, metode ini bisa menjadi cara efisien untuk menyerap inti gagasan buku secara sistematis dan cepat.



















