Nia Ramadhani Kini Bisa Goreng Telur Sendiri, Belajar Mandiri Demi Anak
Nia Ramadhani kini bisa memasak sendiri di Singapura, termasuk goreng telur. Simak transformasinya sebagai ibu mandiri dan momen hangat bersama Mainaka.
Showbizline – Nia Ramadhani kembali jadi sorotan publik, bukan karena gaya hidup glamor atau penampilannya di acara sosial, melainkan karena sebuah momen sederhana namun bermakna, memasak sendiri untuk anaknya.
Dikenal sebagai selebriti yang dulu mengaku tak bisa menggoreng telur, kini Nia menunjukkan perubahan besar dalam kehidupannya.
Sejak beberapa hari terakhir, Nia Ramadhani berada di Singapura untuk mengurus sekolah baru anak keduanya, Mainaka Bakrie.
Ia tinggal di apartemen tanpa ditemani asisten rumah tangga (ART), membuatnya harus belajar mandiri, termasuk urusan dapur.
“Karena aku di sini nggak ngapa-ngapain. Jadi aku mau belajar masak,” ujar Nia dalam unggahan Insta Story pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
Dari Tak Bisa Masak Jadi Ibu Mandiri

Momen Nia memasak sendiri direkam dan dibagikan ke media sosial. Ia terlihat mencoba berbagai resep sederhana, termasuk Broccoli Cheese dan telur goreng.
Meski sempat kesulitan, Nia tetap antusias dan menjadikan pengalaman ini sebagai proses pembelajaran.
“Keasinan lagi nggak? Yang bener dong,” tanya Nia kepada Mainaka setelah menyajikan masakannya.
Sang anak pun menjawab, “So good. Beneran, sumpah,” membuat Nia tersenyum bangga.
Transformasi ini menarik perhatian publik karena memperlihatkan sisi lain dari Nia sebagai ibu yang berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya.
Banyak warganet memuji sikapnya yang mau belajar dan beradaptasi, terutama dalam situasi yang jauh dari kenyamanan rumah dan bantuan ART.
Kedekatan Ibu dan Anak di Tengah Kesederhanaan

Selama tinggal di Singapura, Nia dan Mainaka terlihat semakin kompak. Mereka berdiskusi soal bahan makanan, rasa masakan, dan bahkan saling memberi masukan.
Momen kebersamaan ini menjadi bukti bahwa kedekatan emosional antara ibu dan anak bisa tumbuh dari aktivitas sehari-hari yang sederhana.
Nia juga mengungkap bahwa ia merasa lebih percaya diri dan senang bisa melakukan hal-hal kecil sendiri.
Dari yang dulunya tak bisa menggoreng telur, kini ia membuktikan bahwa setiap orang bisa berkembang jika diberi kesempatan dan motivasi yang tepat.















