Home Showbiz & Celebrity Gaji DPR Naik: Joko Anwar Sindir Nafa Urbach, Jerome Polin Kritik Pedas
Showbiz & Celebrity

Gaji DPR Naik: Joko Anwar Sindir Nafa Urbach, Jerome Polin Kritik Pedas

Kenaikan gaji DPR menuai kritik dari Joko Anwar dan Jerome Polin. Joko menyindir Nafa Urbach soal pembelaan tunjangan, sementara Jerome mempertanyakan logika wakil rakyat yang hidup mewah saat rakyat susah.

Joko Anwar mendapatkan penghargaan dari Prancis (Instagram/jokoanwar)

Showbizline – Kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI kembali memicu kontroversi publik. Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil dan keluhan masyarakat soal harga kebutuhan pokok, kabar bahwa tunjangan rumah DPR mencapai Rp50 juta per bulan memancing reaksi keras dari berbagai kalangan.

Dua figur publik yang turut bersuara adalah sutradara Joko Anwar dan influencer Jerome Polin, yang masing-masing menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan tersebut dan respons dari selebriti-politisi yang duduk di kursi wakil rakyat.

Joko Anwar Sentil Nafa Urbach: “Pilih yang Pinter”

Sutradara Joko Anwar menyampaikan sindiran tajam kepada Nafa Urbach yang sebelumnya membela kenaikan tunjangan DPR.
Nafa Urbach mendapatkan kritikan dari Joko Anwar soal kenaikan gaji DPR (Instagram/nafaurbach)

Sutradara Joko Anwar menyampaikan sindiran tajam kepada Nafa Urbach yang sebelumnya membela kenaikan tunjangan DPR.

Nafa menyebut bahwa tunjangan Rp50 juta wajar karena anggota DPR tidak mendapat rumah dinas dan harus tinggal di kawasan seperti Bintaro yang macet.

Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap tidak sensitif terhadap kondisi rakyat. Joko Anwar pun menyindir para masyarakat yang memilih figur publik hanya karena popularitas, bukan kapasitas.

“Pilih yang pinter,” tulis Joko Anwar dalam unggahan Instagram yang menyindir fenomena artis yang beralih profesi menjadi politisi.

Sindiran tersebut membuka kembali diskusi tentang kualitas wakil rakyat dan pentingnya pemilih memahami rekam jejak serta kompetensi calon legislatif, bukan sekadar popularitas.

Kritik Pedas Jerome Polin untuk DPR

Sementara Jerome Polin, influencer dan lulusan Waseda University, turut menyuarakan kritik terhadap rincian gaji dan tunjangan DPR yang disebut mencapai Rp104 juta per bulan.
Jerome Polin sindir kenaikan gaji DPR (Instagram/jeromepolin)

Sementara Jerome Polin, influencer dan lulusan Waseda University, turut menyuarakan kritik terhadap rincian gaji dan tunjangan DPR yang disebut mencapai Rp104 juta per bulan.

Ia membagikan data resmi dari Setjen DPR dan Kementerian Keuangan, termasuk tunjangan melekat, tunjangan rumah, dan tunjangan lainnya.

“DPR kan Dewan Perwakilan Rakyat. Lah kalau rakyat susah, masa DPR-nya mewah? Wkwk,” tulis Jerome di Instagram.

Ia juga mempertanyakan logika di balik status “wakil rakyat” yang hidup jauh lebih nyaman dibanding rakyat yang diwakilinya.

“Pejabat itu kan pelayan rakyat. Pelayan mana yang bisa hidup enak di saat Tuannya melarat?” lanjutnya.

Unggahan Jerome mendapat respons luas dari netizen, yang sebagian besar mendukung kritik tersebut dan menyoroti ketimpangan sosial yang semakin nyata.

Sorotan Publik dan Transparansi Anggaran

Kritik dari Joko Anwar dan Jerome Polin mencerminkan keresahan publik terhadap transparansi anggaran negara dan prioritas kebijakan.

Di tengah tuntutan efisiensi dan pemerataan, kenaikan tunjangan DPR dianggap tidak sejalan dengan semangat pelayanan publik.

Beberapa pengamat politik juga menilai bahwa respons dari figur publik seperti Nafa Urbach menunjukkan minimnya empati terhadap kondisi masyarakat.

Isu ini menjadi pengingat pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi kinerja wakil rakyat dan menuntut akuntabilitas dari lembaga legislatif.

Previously

Julian Jacob Debut di Film Horor Rest Area, Perankan Crazy Rich yang Arogan

Next

Carman Lee Dicurigai oleh Imigrasi Thailand, Parasnya Disebut Terlalu Muda untuk Usianya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement