Tissa Biani Rilis EP ‘Apakah Kita’, Langkah Berani Keluar dari Zona Nyaman
Tissa Biani resmi merilis EP pertamanya bertajuk “Apakah Kita” berisi empat lagu bertema hubungan, termasuk remake “Gelora Asmara”. Simak proses kreatif dan dukungan dari Derby Romero.
Showbizline – Aktris dan penyanyi muda Tissa Biani resmi merilis EP pertamanya bertajuk Apakah Kita pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Mini album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Tissa di dunia musik, menandai transisi dari aktris layar lebar ke musisi yang serius berkarya.
Dirilis di bawah label Trinity Optima Production, EP ini berisi empat lagu yang mengangkat tema dinamika hubungan dan pertanyaan emosional yang sering muncul dalam percintaan.
Isi EP “Apakah Kita”: Emosi, Pertanyaan, dan Nostalgia

EP Apakah Kita terdiri dari empat lagu yaitu “Apakah Kita Hanya Bercanda”, “Pernah Sangat Bahagia”, “Tak Lagi Ragu”, dan “Gelora Asmara” (remake dari lagu populer Derby Romero).
Tissa menjelaskan bahwa pemilihan judul EP bukan tanpa alasan. Menurutnya, semua lagu dalam mini album ini mengandung pertanyaan yang merefleksikan dinamika hubungan yang kompleks.
“Kenapa tajuk album itu tercetus? Karena menurutku judul-judul di mini album ini berupa pertanyaan. Jadi, semua rangkuman cerita dalam sebuah hubungan yang sering terjadi belakangan ini,” ujar Tissa dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.
Salah satu lagu yang paling mencuri perhatian adalah “Gelora Asmara”, remake dari lagu yang dulu dipopulerkan oleh Derby Romero dalam sinetron Kepompong.
Dukungan Derby Romero dan Kolaborasi Musik

Derby Romero memberikan pujian khusus untuk interpretasi Tissa terhadap lagu “Gelora Asmara”.
Ia menyebut aransemen baru yang dibawakan Tissa tetap mempertahankan nuansa retro klasik, namun dengan sentuhan yang lebih manis dan romantis.
“Cara Tissa nyanyiin Gelora Asmara di sini juga pas banget… romantisnya dapat, manisnya dapat, kayak genit-genitnya mungkin juga masih dapat, tapi in an innocent way,” kata Derby.
Dalam proses produksi EP ini, Tissa dibantu oleh Evan sebagai kolaborator utama dalam penggarapan aransemen dan produksi musik.
Dwi Santoso dari Trinity Optima Production juga mengakui bahwa Tissa memiliki karakter musikal yang unik, meski awalnya sempat meragukan kemampuannya sebagai penyanyi.
“Ternyata dia di kepalanya tuh chord-nya, melodinya cukup unik… akhirnya aku sama tim lebih ngebebasin Tissa sama beberapa composer-nya,” ungkap Dwi.
Langkah Berani Keluar dari Zona Nyaman
Tissa mengaku sangat antusias dan bersyukur bisa merilis EP pertamanya. Ia menyebut ini sebagai langkah besar keluar dari zona nyaman sebagai aktris, dan berharap musiknya bisa menjangkau pendengar baru.
“Kalau ditanya ya pasti excited, super excited. Ini pengalaman pertama rilis EP. Mungkin sebelumnya nggak kepikiran rilis EP,” kata Tissa.
Dengan EP ini, Tissa membuktikan bahwa ia bukan hanya aktris berbakat, tetapi juga musisi yang siap mengeksplorasi sisi kreatifnya secara lebih luas.















