Siap Nikah di Usia 40, Dikta Ungkap Tipikal Pasangan dan Hubungan
Dikta secara terbuka membahas selera wanitanya, dinamika hubungan, dan alasan di balik keputusan untuk menunda pernikahan hingga usia matang.
Showbizline – Musisi dan aktor Dikta Wicaksono kembali jadi sorotan publik setelah mengungkap pandangannya soal hubungan dan rencana menikah di usia 40 tahun.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Wendi Cagur yang tayang pada 22 Agustus 2025, Dikta secara terbuka membahas selera wanitanya, dinamika hubungan, dan alasan di balik keputusan untuk menunda pernikahan hingga usia matang.
Pernyataan ini langsung menarik perhatian netizen, terutama para penggemar yang selama ini penasaran dengan kehidupan asmara vokalis Yovie & Nuno tersebut.
Dulu Suka yang Lebih Tua, Sekarang Butuh Dinamika

Dikta mengaku bahwa di masa lalu, ia cenderung tertarik pada wanita yang lebih tua. Menurutnya, hubungan dengan pasangan yang lebih dewasa terasa lebih tenang dan minim drama.
Namun, seiring waktu, ia menyadari bahwa ketenangan yang terlalu lama justru membuatnya merasa jenuh.
“Tapi setelah gue pikir-pikir, kalau sama yang lebih tua kita save, zen, no drama. Tapi makin ke sini kalau gue zen terus, bosan gue,” ujar Dikta dalam video tersebut.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Dikta kini lebih mencari hubungan yang dinamis dan penuh interaksi emosional, bukan sekadar stabilitas.
Sudah Punya Pasangan, Tapi Belum Ingin Terburu-Buru Menikah

Meski mengaku sudah memiliki pasangan, Dikta menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru menikah.
Ia merasa bahwa usia 40 adalah waktu yang ideal untuk melangkah ke jenjang pernikahan, karena saat itu ia berharap sudah lebih matang secara emosional dan finansial.
Pandangan ini sejalan dengan tren pernikahan di kalangan selebriti dan profesional urban yang memilih menunda pernikahan demi fokus pada karier dan pengembangan diri.
Butuh Keseimbangan dan Kebebasan dalam Hubungan
Dikta juga menyinggung pentingnya keseimbangan dalam hubungan. Ia ingin tetap bisa menjalani kehidupan pribadi dan karier tanpa tekanan dari pasangan.
Menurutnya, hubungan yang sehat adalah yang memberi ruang untuk berkembang, bukan yang membatasi.
Pernyataan ini mendapat respons positif dari penggemar yang mengapresiasi keterbukaan Dikta dalam membahas isu personal dengan jujur dan reflektif.















