Home Showbiz & Celebrity Angelina Sondakh tentang DPR di Zamannya, Permainan Kekuasaan dan Kepentingan Sudah Budaya
Showbiz & Celebrity

Angelina Sondakh tentang DPR di Zamannya, Permainan Kekuasaan dan Kepentingan Sudah Budaya

Angelina Sondakh buka suara soal pengalaman menjadi anggota DPR RI, mengungkap permainan kekuasaan dan kepentingan yang telah menjadi budaya di zamannya. Simak pengakuan blak-blakan mantan politisi ini.

Angelina Sondakh blak-blakan tentang budaya politik di DPR (Instagram/angelinasondakh09)

ShowbizlineAngelina Sondakh, mantan anggota DPR RI sekaligus mantan Puteri Indonesia, kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap sisi gelap dunia politik yang pernah ia jalani.

Dalam wawancaranya di program “Rumpi No Secret” Trans TV, ia berbicara blak-blakan tentang dinamika internal DPR pada masa ia menjabat, yakni periode 2004–2009 dan 2009–2014.

Pernyataan Angelina menjadi relevan di tengah meningkatnya kritik publik terhadap DPR RI, termasuk isu tunjangan fantastis dan gaya komunikasi anggota dewan yang dinilai tidak mewakili aspirasi rakyat.

Pengakuan Blak-blakan Angelina Sondakh Soal Budaya Politik di DPR

Saat ditanya oleh Feni Rose mengenai pernyataannya bahwa DPR di zamannya “sangat kotor”, Angelina menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan sekadar metafora.

Ia menyebut bahwa politik saat itu dipenuhi oleh permainan kekuasaan dan kepentingan yang membuat banyak wakil rakyat lupa akan fungsi utamanya sebagai representasi publik.

“Ya karena ini saya ngomongin di zamannya saya ya, dan mungkin di lingkungannya saya. Karena kan DPR itu juga terbagi-bagi ya. Artinya, ada yang mungkin elit, ada yang mungkin yang… kayak di sekolahan gitu,” ujarnya.

Permainan Kekuasaan dan Kepentingan: Realitas DPR Menurut Angelina

Angelina Sondakh blak-blakan tentang budaya politik di DPR (Instagram/angelinasondakh09)

Angelina juga mengungkap bahwa sistem yang berlaku saat itu telah membentuk budaya kekuasaan yang sulit ditembus.

“Permainan kekuasaan, permainan kepentingan, nilai idealisme seharusnya untuk kepentingan rakyat, tapi di zamannya aku dan aku melihat kok jadi kepentingan segelintir orang dan segelintir kelompok saja. Ini sistem yang sudah ada dan menjadi budaya,” tegasnya.

Pengakuan ini semakin kuat ketika Angelina merefleksikan masa-masa dirinya harus menjalani hukuman penjara akibat kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011.

Ia menyebut bahwa pengalaman tersebut memberinya “helikopter view” terhadap sistem yang selama ini ia jalani.

“Oh, it’s about games, it’s about akrobatiknya orang, gitu kan. Karena kan itu juga aku mengetahui ketika aku akhirnya harus masuk penjara,” katanya.

Candu yang Sangat Kuat, Uang dan Kekuasaan

Angelina Sondakh blak-blakan tentang budaya politik di DPR (Instagram/angelinasondakh09)
Angelina Sondakh blak-blakan tentang budaya politik di DPR (Instagram/angelinasondakh09)

Angelina mengakui bahwa saat menjabat di usia 27 tahun, ia masih memiliki banyak mimpi dan ambisi. Namun, jabatan publik yang ia emban membuatnya kehilangan empati dan simpati terhadap rakyat.

“Candu dan ketagihan, semakin banyak orang memberimu respek itu kita jadi kayak ‘ya aku butuh lebih, aku butuh lebih’,” tuturnya.

Angie mengatakan bahwa mungkin tak semua orang seperti dirinya saat terjerat korupsi. Ada pergulatan mental dari seseorang yang diberi jabatan publik dan amanat publik, termasuk pada dirinya.

“Aku dulu sangat tidak kuat. Namanya juga 27 tahun, masih punya banyak mimpi dan ambisi, akhirnya kehilangan kepekaan, kehilangan empati, kehilangan simpati terhadap rakyat,” paparnya.

Transformasi dan Refleksi Angelina Sondakh

Kini, setelah menjalani masa hukuman dan kembali ke publik, Angelina Sondakh tampil sebagai sosok yang lebih reflektif.

Ia tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang reformasi sistem politik dan budaya kekuasaan yang telah lama mengakar di lembaga legislatif Indonesia.

“Tapi ini aku cerita lagi-lagi refleksi diri aku sendiri ya, karena setiap orang punya perspektif yang berbeda,” imbuh Angelina Sondakh.

Previously

Penampilan Baru Dwayne Johnson Bikin Kaget, Otot Kempes dan Tubuh Lebih Ramping

Next

Update Kondisi Prilly Latuconsina, Dibawa ke RS karena Demam Tinggi dan Muntah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement