Home Showbiz & Celebrity Sejarah Kelam di Balik Drama Korea Bon Appetit, Your Majesty
Showbiz & Celebrity

Sejarah Kelam di Balik Drama Korea Bon Appetit, Your Majesty

Drama Korea Bon Appetit, Your Majesty menyuguhkan kisah cinta lintas waktu berlatar Dinasti Joseon. Di balik fantasi, tersimpan sejarah kelam Raja Yeonsan yang menginspirasi karakter fiksi dalam cerita.

Bon Appetite, Your Majesty serial drama korea berlatar kerajaan (Instagram/yoona_lim)

ShowbizlineBon Appetit, Your Majesty menjadi salah satu drama Korea terbaru yang mencuri perhatian penonton global di Netflix.

Mengusung genre komedi romantis dengan elemen time-slip, drama ini mengisahkan seorang chef modern bernama Yeon Ji-yeong (diperankan oleh Lim Yoon-a) yang secara tak sengaja terlempar ke era Joseon.

Di sana, ia bertemu dengan Raja Lee Heon (Lee Chae-min), seorang penguasa yang awalnya digambarkan sebagai tiran, namun perlahan menunjukkan sisi manusiawinya.

Meski berlatar fiksi, Bon Appetit, Your Majesty menyimpan jejak sejarah nyata yang kelam.

Karakter Raja Lee Heon dalam drama ini sebenarnya terinspirasi dari sosok Yeonsangun, salah satu penguasa paling kontroversial dalam sejarah Dinasti Joseon.

Dalam versi web novel berjudul Surviving as Yeonsangun’s Chef karya Park Guk-jae, tokoh raja bahkan menggunakan nama asli Yeonsangun.

Namun, adaptasi Netflix memilih untuk mengubah nama menjadi Lee Heon demi menjaga jarak dari representasi sejarah yang eksplisit.

Dinasti Joseon dan Latar Sejarah yang Digunakan

Dinasti Joseon, yang berlangsung dari tahun 1392 hingga 1910, merupakan latar yang kerap digunakan dalam berbagai drama Korea.
Bon Appetite, Your Majesty serial drama korea berlatar kerajaan (Instagram/yoona_lim)

Dinasti Joseon, yang berlangsung dari tahun 1392 hingga 1910, merupakan latar yang kerap digunakan dalam berbagai drama Korea.

Bon Appetit, Your Majesty secara khusus mengambil inspirasi dari masa pemerintahan Yeonsangun, yakni antara tahun 1494 hingga 1506.

Masa ini dikenal sebagai salah satu periode tergelap dalam sejarah Korea, di mana kebebasan berpendapat dan pendidikan mengalami penindasan brutal.

Yeonsangun dikenal karena tindakan represifnya terhadap kaum intelektual dan rakyat biasa. Ia menutup universitas kerajaan Sungkyunkwan dan mengubahnya menjadi taman hiburan pribadi.

Ia juga melarang penggunaan aksara Hangul setelah rakyat menggunakannya untuk mengkritik pemerintah melalui poster publik.

Tindakan ini mencerminkan ketakutannya terhadap suara rakyat dan keinginannya untuk mengontrol narasi.

Dalam Bon Appetit, Your Majesty, beberapa elemen sejarah ini tetap dimunculkan, seperti penggambaran sistem pengumpulan perempuan dari berbagai wilayah untuk dijadikan “penghibur” kerajaan.

Adegan-adegan ini, meski dibalut dalam narasi romantis dan komedi, tetap menyiratkan kekejaman yang pernah terjadi di masa lalu.

Tragedi Keluarga dan Motif Balas Dendam

Salah satu aspek paling menyentuh dari karakter Raja Lee Heon adalah latar belakang keluarganya. Dalam drama, diceritakan bahwa ibunya dieksekusi saat ia masih kecil.
Bon Appetite, Your Majesty angkat latar belakang kerajaan (Instagram/yoona_lim)

Salah satu aspek paling menyentuh dari karakter Raja Lee Heon adalah latar belakang keluarganya. Dalam drama, diceritakan bahwa ibunya dieksekusi saat ia masih kecil.

Fakta ini merujuk pada sejarah nyata Yeonsangun, yang baru mengetahui bahwa ibu kandungnya adalah Ratu Yun yang telah dibuang dan diracun karena perilaku agresif.

Setelah mengetahui kebenaran, Yeonsangun berusaha memulihkan nama ibunya, namun mendapat penolakan dari para pejabat.

Ia pun membalas dendam dengan menghukum mati mereka yang dianggap terlibat dalam pengasingan sang ibu.

Motif balas dendam ini menjadi fondasi karakter Raja Lee Heon dalam drama, yang awalnya tampil dingin dan kejam, namun perlahan melunak berkat kehadiran Ji-yeong.

Transformasi karakter ini menjadi jembatan antara fantasi dan sejarah, memperlihatkan bagaimana trauma masa lalu dapat membentuk perilaku seseorang.

Adaptasi Cerdas dan Pilihan Naratif

Keputusan kreatif untuk mengubah nama raja dari Yeonsangun menjadi Lee Heon merupakan langkah strategis yang cerdas.

Dengan begitu, Bon Appetit, Your Majesty tidak terjebak dalam tuntutan akurasi sejarah, melainkan bebas mengeksplorasi kisah cinta dan pertumbuhan karakter dalam latar yang kaya akan nuansa budaya.

Drama ini tidak berusaha menjadi dokumenter sejarah, melainkan menggunakan sejarah sebagai latar untuk menyampaikan cerita yang lebih universal, tentang cinta, penebusan, dan harapan di tengah kekuasaan yang menindas.

Bagi penonton yang tertarik dengan representasi Yeonsangun yang lebih eksplisit, sosok ini pernah diangkat dalam film Prince Yeonsan (1961), The King and the Clown (2005), dan The Treacherous (2015), yang masing-masing menyajikan sisi gelap sang raja dengan pendekatan yang lebih historis.

Previously

Salma Salsabil Umumkan Kelahiran Anak di Pestapora 2025, Sang Suami Malah Kena Sindir Netizen

Next

The Conjuring: Last Rites Pecahkan Rekor Box Office Global

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement