Wali Band Konser di Jepang, Tur ‘Cari Jodoh ke Asia’ Disambut Meriah di Osaka dan Nagoya
Wali Band sukses menggelar konser di Jepang dalam tur “Wali Cari Jodoh ke Asia”. Penampilan di Osaka dan Nagoya disambut meriah warga lokal, diaspora Indonesia, dan mendapat apresiasi dari pemerintah.
Showbizline – Wali Band kembali mencetak prestasi internasional lewat konser mereka di Jepang yang digelar pada Agustus 2025.
Dalam rangkaian tur bertajuk “Wali Cari Jodoh ke Asia”, grup musik pop Melayu asal Indonesia ini sukses tampil di dua kota besar, Osaka dan Nagoya.
Konser di Osaka berlangsung pada 15 Agustus, sementara penampilan di Nagoya digelar dua hari setelahnya, tepatnya pada 17 Agustus.
Kedua konser tersebut bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol kekuatan musik sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan lintas budaya dan generasi.
Antusiasme penonton di Jepang sangat tinggi. Tidak hanya didominasi oleh diaspora Indonesia yang menetap di sana, konser Wali juga menarik perhatian warga lokal dari Tokyo, Hiroshima, dan bahkan orang Jepang yang pernah tinggal di Indonesia.
Mereka larut dalam euforia, ikut bernyanyi dan bergoyang mengikuti lagu-lagu hits Wali seperti “Cari Jodoh”, “Yank”, dan “Aku Bukan Bang Toyib”.
Momen ini menjadi bukti bahwa musik pop Melayu memiliki daya tarik global yang tak terbantahkan.
Interaksi Hangat dan Dukungan Pemerintah Indonesia

Selama lima hari berada di Jepang, Wali Band tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga membangun keakraban dengan para penggemar.
Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum), dan Ovie (keyboard) menunjukkan interaksi yang hangat dan penuh energi, menjadikan setiap konser terasa seperti reuni keluarga besar.
Kehadiran mereka membangkitkan rasa rindu akan tanah air bagi para penonton Indonesia yang tinggal di Jepang, sekaligus memperkenalkan budaya musik Indonesia kepada audiens internasional.
Keberhasilan Wali Band di Jepang mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Dalam pernyataannya, Irene menyebut bahwa pencapaian Wali bukan hanya potensi, tetapi realisasi nyata dari kekuatan ekonomi kreatif Indonesia.
“Ini adalah momentum penting untuk mendorong industri musik nasional agar lebih percaya diri melangkah ke kancah global,” ujarnya.
Dukungan pemerintah terhadap tur ini menunjukkan bahwa musik bisa menjadi duta budaya yang efektif sekaligus penggerak ekonomi kreatif.
Tur Asia Berlanjut ke Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Jeddah

Setelah sukses di Jepang, Wali Band akan melanjutkan tur “Cari Jodoh ke Asia” ke sejumlah negara lain, termasuk Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Jeddah.
Jika tidak ada perubahan jadwal, konser berikutnya akan digelar di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, pada pertengahan 2026.
Tomi, drummer Wali, menyampaikan harapannya agar antusiasme penonton di negara-negara berikutnya bisa lebih besar lagi.
“Insya Allah, Hong Kong akan menjadi momentum berikutnya,” ujarnya penuh semangat.
Tur ini bukan hanya menjadi ajang promosi musik Wali, tetapi juga membuka jalan bagi musisi Indonesia lainnya untuk menembus pasar internasional.
Dengan dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif dan sambutan hangat dari penggemar luar negeri, Wali Band membuktikan bahwa musik Indonesia memiliki tempat di panggung global.















