Home Showbiz & Celebrity Usia Senja tak Masalah, Duet Jackie Chan dan Tony Leung Ka-fai Antar Sukses The Shadow’s Edge
Showbiz & Celebrity

Usia Senja tak Masalah, Duet Jackie Chan dan Tony Leung Ka-fai Antar Sukses The Shadow’s Edge

Film aksi-thriller The Shadow’s Edge sukses besar di bioskop China sejak dirilis Agustus 2025. Duet Jackie Chan dan Tony Leung Ka-fai membuktikan usia bukan halangan untuk tampil memukau di layar lebar.

Duet Jackie Chan dan Tony Leung Ka_fai di film The Shadow’s Edge

Showbizline – Film The Shadow’s Edge yang dirilis di China pada 16 Agustus 2025 langsung mencuri perhatian publik dan merajai box office dengan pendapatan lebih dari US$27,4 juta.

Disutradarai oleh Larry Yang, film ini merupakan adaptasi longgar dari Eye in the Sky karya Yau Nai-hoi dan menampilkan dua aktor legendaris Asia: Jackie Chan dan Tony Leung Ka-fai.

Meski keduanya telah memasuki usia senja, performa mereka di layar lebar tetap tajam, emosional, dan penuh intensitas.

Film ini menjadi bukti bahwa pengalaman dan kedalaman karakter bisa mengalahkan tuntutan fisik dalam genre aksi.

Peran Dua Veteran yang Mengagumkan

Chemistry antara dua aktor veteran ini menjadi daya tarik utama yang membuat penonton terpaku sepanjang durasi film.
Jackie Chan dan Tony Leung Ka-fai masih menjadi magnet kuat di industri perfilman Asia.

Jackie Chan memerankan Wong Tak-chung, seorang pensiunan ahli pelacakan dari kepolisian Makau yang dipanggil kembali untuk memburu kelompok pencuri berteknologi tinggi.

Di sisi lain, Tony Leung Ka-fai tampil sebagai Fu Lung-sang, mantan agen intelijen yang kini menjadi buronan dan pemimpin kelompok pencuri.

Pertarungan moral dan strategi antara Wong dan Fu menjadi inti dari narasi, menghadirkan dinamika yang kompleks dan penuh ketegangan.

Chemistry antara dua aktor veteran ini menjadi daya tarik utama yang membuat penonton terpaku sepanjang durasi film.

The Shadow’s Edge Berhasil Menggali Emosi dan Empati

The Shadow’s Edge tidak hanya mengandalkan aksi fisik, tetapi juga menggabungkan elemen teknologi modern seperti sistem pengawasan Sky Eye dan kriptografi digital.
Film The Shadow’s Edge

The Shadow’s Edge tidak hanya mengandalkan aksi fisik, tetapi juga menggabungkan elemen teknologi modern seperti sistem pengawasan Sky Eye dan kriptografi digital.

Dalam salah satu adegan kunci, Fu Lung-sang berusaha mencegah anak-anak angkatnya mencuri aset kripto senilai HK$1,5 miliar, menunjukkan bahwa karakter ini bukan sekadar antagonis, tetapi juga sosok yang bergulat dengan moralitas dan penyesalan.

Tony Leung Ka-fai membawakan peran ini dengan intensitas yang menyentuh, membuat penonton tidak hanya memahami, tetapi juga bersimpati terhadap tokohnya.

Film ini juga memperkenalkan karakter Ho Qiuguo yang diperankan oleh Zhang Zifeng, seorang polisi muda yang menjadi tandem Wong dalam misi pelacakan.

Kolaborasi antara generasi tua dan muda dalam film ini memperkuat pesan bahwa pengalaman dan teknologi bisa berjalan beriringan.

Sinematografi oleh Qian Tiantian dan musik latar dari Nicolas Errèra menambah kedalaman atmosfer, menjadikan The Shadow’s Edge sebagai tontonan yang tidak hanya seru, tetapi juga emosional dan relevan dengan isu-isu kontemporer.

Masih Menjadi Magnet Perfilman

Keberhasilan film ini di bioskop China dan Hong Kong membuktikan bahwa Jackie Chan dan Tony Leung Ka-fai masih menjadi magnet kuat di industri perfilman Asia.

Dengan durasi 142 menit dan alur yang padat, The Shadow’s Edge menjadi salah satu film aksi-thriller terbaik tahun ini, menggabungkan nostalgia, teknologi, dan drama dalam satu paket sinematik yang memikat.

Previously

Ini Tips Jitu Memilih Robot Vacuum ala Xiaomi untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet

Next

HUAWEI Pura 80 Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Inovasi Kamera DualTelephoto Pertama di Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement