Angelina Sondakh Hadiri Peluncuran Film Jembatan Shiratal Mustaqim, Tegaskan Korupsi Hanya Kesenangan Sementara
Angelina Sondakh hadir dalam peluncuran trailer film Jembatan Shiratal Mustaqim, sebuah film horor religi yang mengangkat tema korupsi dan pertanggungjawaban di akhirat. Kehadirannya menjadi simbol refleksi atas masa lalu dan pesan moral bagi masyarakat.
Showbizline – Angelina Sondakh, mantan politisi dan Puteri Indonesia 2001, tampil sebagai tamu khusus dalam peluncuran trailer film Jembatan Shiratal Mustaqim di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 September 2025.
Film ini mengangkat tema korupsi dan konsekuensi spiritual yang harus dihadapi oleh pelakunya di akhirat.
Kehadiran Angelina Sondakh dalam acara tersebut menarik perhatian publik, mengingat latar belakangnya sebagai mantan narapidana kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games Palembang tahun 2012.
Terharu dan Menyesal

Angelina menjalani hukuman penjara selama 10 tahun dan kini tampil di ruang publik dengan sikap reflektif. Ia mengaku tersentuh saat menyaksikan trailer film Jembatan Shiratal Mustaqim.
“Sedih karena korupsi bukan semakin sedikit tapi sekarang malah semakin banyak, masif, dan spread-nya itu luar biasa,” ujar Angelina Sondakh.
Ia juga menyampaikan penyesalan atas masa lalunya, terutama karena harus berpisah dengan anak semata wayangnya, Keannu Massaid.
“Walau sekarang diberi uang banyak hingga kekuasaan, saya nggak mungkin membalikkan waktu dan ada penyesalan,” ucapnya1.
Sebagai Cermin Sosial dan Spiritual

Film Jembatan Shiratal Mustaqim diproduksi oleh Dee Company dan disutradarai oleh Bounty Umbara. Produser Dheeraj Kalwani menyatakan bahwa ide film ini lahir dari keresahan terhadap maraknya praktik korupsi di Indonesia.
“Korupsi merampas doa anak dan keluarga, hingga seseorang berjalan sendirian di Shiratal Mustaqim,” ungkap Dheeraj.
Film ini mengisahkan Arya (diperankan oleh Raihan Khan), seorang pemuda dari daerah yang dilanda tsunami, yang bersama ibunya (Imelda Therinne) berusaha mengungkap penggelapan dana bantuan.
Dalam prosesnya, mereka diteror oleh penglihatan mengerikan tentang jembatan Shiratal Mustaqim, simbol jalan akhirat yang harus dilalui manusia di atas neraka Jahanam.
Pengingat, Jangan Tergoda Korupsi
Angelina Sondakh menyebut film ini sebagai pengingat keras bagi siapa pun yang pernah atau sedang tergoda oleh korupsi.
“Bagi saya, film ini mudah-mudahan bisa menjadi peledak agar kita semua paham bahwa korupsi hanya mendatangkan kesenangan sementara,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa azab koruptor tidak perlu menunggu akhirat. “Balasan dari seorang koruptor itu dirasakan di dunia juga. Azabnya enggak usah nunggu sampai Shiratal Mustaqim,” tegas Angelina.
Film Jembatan Shiratal Mustaqim dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 9 Oktober 2025. Selain Angelina, peluncuran trailer juga dihadiri oleh jajaran pemain seperti Agus Kuncoro, Mike Lucock, Rory Ashari, dan Eduwart Manalu.
Film ini diharapkan mampu bersaing di tengah tren film horor nasional, sekaligus menyampaikan pesan moral yang kuat tentang keadilan, pertanggungjawaban, dan pentingnya memperbaiki diri.















