Cara Lutesha Bangun Rasa Takut Saat Berperan di Film Horor Rest Area
Lutesha ungkap metode unik membangun rasa takut saat syuting film horor Rest Area. Meski bukan tipe penakut, ia gunakan adegan dikafani dan masuk liang kubur untuk mendalami karakter.
Showbizline – Aktris Lutesha Sadhewa kembali mencuri perhatian lewat perannya dalam film horor terbaru berjudul Rest Area, yang akan tayang di bioskop mulai 2 Oktober 2025.
Film ini mengangkat kisah lima anak muda crazy rich yang mengalami teror supranatural di sebuah rest area terpencil.
Dalam film tersebut, Lutesha memerankan karakter Zizi, sosok yang sok suci namun tetap diliputi rasa takut dan angkuh.
Bangun Akting Autentik

Tantangan terbesar bagi Lutesha bukan hanya soal akting, tetapi bagaimana membangun rasa takut yang autentik, mengingat ia bukan tipe orang yang mudah merasa takut terhadap hal-hal mistis.
Lutesha mengaku harus menemukan cara khusus untuk memunculkan rasa takut dari dalam dirinya.
“Soalnya bisa dibilang aku itu bukan tipe orang yang mudah takut, kalau misalnya melihat penampakan hantu ataupun creature yang lainnya,” ujarnya.
Ia menyadari bahwa rasa takut adalah elemen penting dalam membangun karakter horor yang kuat dan meyakinkan di layar.
Adegan Dikafani dan Masuk Liang Kubur Jadi Pemicu Emosi

Salah satu metode yang digunakan Lutesha untuk membangkitkan rasa takut adalah dengan mendalami adegan pemakaman yang cukup ekstrem.
Dalam salah satu scene, ia harus dikafani, dioper-oper, dan dimasukkan ke dalam liang kubur. Momen tersebut justru menjadi titik balik dalam proses pendalaman karakternya.
“Itu salah satu menjadi metode aku yang aku kembangkan,” tuturnya.
Ia menyebut bahwa pengalaman tersebut memberikan sensasi menyeramkan yang nyata, karena membayangkan kematian secara langsung membuatnya lebih mudah mengekspresikan ketakutan secara natural.
Lutesha juga menjelaskan bahwa adegan tersebut bukan sekadar gimmick visual, melainkan bagian dari proses emosional yang mendalam.
“Kan kita meninggal sekali gitu seumur hidup, itu akhir hayat kita gitu. Dari situ sih aku berusaha untuk memunculkan perasaan itu,” katanya.
Pendekatan ini menunjukkan totalitas Lutesha dalam membawakan karakter Zizi yang kompleks dan penuh tekanan batin.
Rest Area: Horor Psikologis dengan Karakter Kuat
Film Rest Area disutradarai oleh Aditya Testarossa dan diproduksi oleh Mahakarya Pictures.
Mengusung genre horor psikologis, film ini tidak hanya menampilkan teror fisik dari sosok Hantu Kresek—roh gentayangan dengan kepala tertutup plastik kresek dan dilakban—tetapi juga menggali sisi emosional dan trauma para karakter.
Selain Lutesha, film ini juga dibintangi oleh Chicco Kurniawan, Ajil Ditto, Julian Jacob, Lania Fira, Haydar Salizh, dan Alfrian Arisandy.
Dengan latar rest area yang biasanya dianggap sebagai tempat aman, film ini berhasil membalik persepsi dan menjadikannya ruang penuh ancaman.
Karakter Zizi menjadi salah satu pusat konflik, dan performa Lutesha dalam membangun rasa takut secara internal menjadi elemen penting dalam kekuatan naratif film ini.
Pendekatan akting yang ia lakukan menunjukkan bahwa rasa takut bisa dibangun bukan dari luar, tetapi dari pengalaman batin yang mendalam dan refleksi terhadap kematian.















