Home Beauty & Wellness Ginjal Bisa Rusak Diam-Diam karena Makanan dan Minuman Ini, Waspadai Sejak Dini
Beauty & Wellness

Ginjal Bisa Rusak Diam-Diam karena Makanan dan Minuman Ini, Waspadai Sejak Dini

Ginjal bisa rusak tanpa gejala akibat konsumsi makanan dan minuman tertentu. Kenali daftar pemicunya dan cara menjaga kesehatan ginjal agar tetap optimal.

ilustrasi ginjal (Istimewa)

ShowbizlineGinjal merupakan organ vital yang bekerja tanpa henti untuk menyaring limbah dan racun dari darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta mengatur tekanan darah.

Meski memiliki peran krusial, kerusakan ginjal sering kali terjadi secara diam-diam tanpa gejala yang jelas hingga kondisinya sudah parah.

Salah satu penyebab utama gangguan ginjal adalah pola makan dan minum yang tidak sehat. Tanpa disadari, banyak makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari ternyata bisa membebani ginjal dan mempercepat kerusakannya.

Menurut laporan dari National Kidney Foundation dan berbagai sumber medis internasional, kerusakan ginjal dapat dipicu oleh asupan tinggi natrium, gula, fosfor, dan lemak jenuh.

Jika dikonsumsi berlebihan dan terus-menerus, zat-zat tersebut akan memperberat kerja ginjal dan memicu penyakit ginjal kronis.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali jenis makanan dan minuman yang berisiko serta mulai menerapkan pola konsumsi yang lebih sehat demi menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Makanan Tinggi Garam dan Daging Olahan yang Membebani Ginjal

Garam atau natrium adalah musuh utama ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Asupan garam tinggi dapat meningkatkan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit ginjal kronis.

Makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, dan ayam goreng, serta makanan kaleng seperti sarden dan sup instan, mengandung kadar garam yang tinggi.

Begitu pula dengan keripik, camilan asin, dan daging olahan seperti sosis, kornet, dan ham. Menurut WHO, batas konsumsi garam harian yang disarankan adalah kurang dari 5 gram, namun banyak orang yang mengonsumsi dua hingga tiga kali lipat dari jumlah tersebut.

Minuman Manis dan Produk Berkafein yang Mengganggu Fungsi Ginjal

Gula berlebih tidak hanya meningkatkan risiko diabetes, tetapi juga memperburuk fungsi ginjal. Diabetes sendiri merupakan penyebab utama gagal ginjal di seluruh dunia.

Minuman manis seperti soda, teh kemasan, dan jus buah dengan tambahan gula bisa mempercepat kerusakan ginjal.

Selain itu, minuman energi dan kopi kemasan yang tinggi kafein dan gula juga berkontribusi terhadap stres oksidatif dan tekanan darah tinggi.

Asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin, yang pada akhirnya memengaruhi metabolisme ginjal dan mempercepat kerusakan jaringan.

Makanan Olahan dan Produk Tinggi Fosfor yang Perlu Diwaspadai

Makanan olahan seperti mi instan, camilan beku, dan pizza kemasan mengandung banyak pengawet, natrium, dan lemak tidak sehat. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan penyakit ginjal kronis.

Produk tinggi fosfor seperti cokelat, oatmeal, roti gandum utuh, dan produk susu juga perlu dibatasi, terutama bagi mereka yang sudah memiliki gangguan ginjal.

Fosfor yang menumpuk dalam tubuh dapat merusak pembuluh darah dan jaringan ginjal secara perlahan. Untuk menjaga kesehatan ginjal, disarankan memilih makanan segar, rendah sodium, dan menghindari produk olahan yang tinggi zat aditif.

Previously

Jadi Kekasih Davina Karamoy di Film Kang Solah, Rigen Rakelna Minta Izin Istri

Next

Kalatara di Fashion Nation 2025: Tafsir Kontemporer Tenun Nusantara yang Menyeberangi Waktu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement