Glamor di Media Sosial, Olla Ramlan Ungkap Pernah Tiga Kali Coba Bunuh Diri
Olla Ramlan mengaku pernah tiga kali mencoba bunuh diri karena tekanan batin yang tak diketahui publik. Simak pengakuannya, alasan di balik keputusan itu, dan langkah pemulihan yang ia tempuh.
Showbizline – Aktris dan presenter Olla Ramlan baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan yang mengguncang publik. Dalam sebuah wawancara di program FYP Trans7, Olla mengungkap bahwa dirinya pernah berada di titik terendah hingga mencoba mengakhiri hidup sebanyak tiga kali.
Pengakuan tersebut disampaikan dengan penuh emosi, memperlihatkan sisi lain dari sosok yang selama ini dikenal ceria dan glamor di media sosial.
“Three times (tiga kali mau akhiri hidup), karena orang enggak tahu sakitnya. Orang cuma ngelihat Olla begini happy, ya itu yang aku kasih lihat di sosial media,” ujar Olla dengan nada haru.
Di balik unggahan yang tampak bahagia, Olla menyimpan pergolakan batin yang mendalam. Ia mengaku bahwa bahkan anak-anaknya tidak mengetahui kondisi mental yang ia alami.
“Even my own children enggak ada yang tahu,” katanya.
Mantan istri Aufar Hutapea ini juga menyebut bahwa hanya manajer dan segelintir orang terdekat yang mengetahui perjuangannya melawan rasa putus asa.
Kini, di usia 45 tahun, Olla memilih untuk fokus pada kebahagiaan dan membesarkan anak-anaknya dengan penuh cinta dan tanggung jawab.
Tekanan Mental dan Realitas di Balik Media Sosial

Olla Ramlan menyoroti bagaimana media sosial sering kali menjadi tempat untuk menampilkan kebahagiaan semu. Ia mengakui bahwa banyak orang hanya melihat sisi luar kehidupannya, tanpa mengetahui apa yang sebenarnya ia rasakan.
“Di dalam sini cuma aku sama Allah yang tahu,” ucapnya.
Fenomena ini mencerminkan realitas yang dialami banyak publik figur, di mana tekanan untuk tampil sempurna di depan publik bisa menjadi beban psikologis yang berat.
Olla juga menyadari bahwa keputusannya untuk mencoba bunuh diri adalah bentuk keputusasaan yang sangat dalam, dan ia menyebutnya sebagai dosa terbesar yang pernah ia pikirkan.
Langkah Pemulihan dan Menjauhi Lingkungan Toxic

Dalam proses pemulihannya, Olla mulai menyadari pentingnya menjauh dari lingkungan yang tidak sehat. Ia memilih untuk mundur dari pertemanan dan hubungan yang dianggap toxic, demi menjaga kestabilan emosinya.
“Aku udah di tahap kayak aku mencari energi positif yang ada di lingkungan aku, jadi teman-teman yang toxic, relationship yang toxic, lebih baik aku mundur,” ungkapnya.
Langkah ini menjadi titik balik bagi Olla untuk mulai mencintai dirinya sendiri dan membangun kembali hidupnya dengan lebih sehat secara mental.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari anak-anak sebagai sumber kekuatan utama untuk bangkit dari keterpurukan.
Fokus pada Keluarga dan Masa Depan yang Lebih Positif
Kini, Olla Ramlan berkomitmen untuk menjalani hidup dengan lebih bahagia dan penuh makna. Ia menyatakan bahwa fokus utamanya adalah bekerja dan membesarkan ketiga anaknya agar mereka merasa tenang dan aman, bahkan jika suatu saat ia sudah tiada.
“Karena aku udah di fase melewati itu semua, aku udah 45 tahun jadi harus yang happy-happy aja,” katanya.
Pengakuan Olla menjadi pengingat bahwa kesehatan mental adalah isu serius yang bisa dialami siapa saja, termasuk mereka yang terlihat kuat dan sukses di mata publik.















