KlikFilm Studios Suguhkan ‘Andaikan Kau Datang Kembali’ di Jakarta World Cinema 2025
Saksikan film thriller fantasi "Andaikan Kau Datang Kembali" dari KlikFilm Studios di JWCW 2025. Bintang Faradina Mufti & Vino G. Bastian. Sinopsis, review, dan kapan tayang.
Showbizline – Jakarta World Cinema (JWC) 2025 kembali memukau para pencinta film. Di hari ke-4 perhelatan ajang bergengsi ini, KlikFilm Studios menghadirkan sebuah karya terbaik ‘Andaikan Kau Datang Kembali’.
Film yang menggabungkan ketegangan thriller, kedalaman drama, dan daya khayal fantasi ini berhasil menyedot perhatian dengan premisnya yang unik dan penuh misteri.
Dibintangi oleh Faradina Mufti, Vino G. Bastian, dan Muhammad Adhiyat, serta disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo, film ini menjanjikan lebih dari sekadar tontonan menegangkan, tetapi juga sebuah pelajaran tentang takdir dan konsekuensi.
Menyentuh Masa Lalu, Mengubah Masa Depan
Alur film dimulai dengan dua peristiwa yang terpisah seperempat abad, namun terhubung secara misterius.
Pada tahun 1998, seorang bocah menjadi saksi mata sebuah pembunuhan dan tragisnya tewas saat berusaha menyelamatkan diri.
Dua puluh lima tahun kemudian, seorang perempuan tanpa sengaja menemukan sebuah saluran komunikasi dengan bocah tersebut—tepat pada momen sebelum ia menyaksikan pembunuhan itu terjadi.
Dengan mencegah kematian sang bocah, sang perempuan berpikir telah memperbaiki segalanya.
Namun, alam justru membalas dengan sebuah efek domino yang tak terduga, mengubah takdir semua orang yang terlibat.
Film ini mengajak penonton untuk merenungkan betapa rapuhnya batas antara masa lalu dan masa kini, serta bagaimana satu keputusan kecil dapat menggetarkan seluruh kehidupan.
Proses Kreatif di Balik Layar, Meramu Genre yang Kompleks
Menyatukan elemen thriller, drama, dan fantasi dalam satu film bukanlah hal mudah. Sutradara Dyan Sunu Prastowo mengakui bahwa ini merupakan tantangan kreatif yang besar.
“Film ini bicara tentang hubungan manusia dengan masa lalunya, dan bagaimana satu keputusan kecil bisa mengubah hidup banyak orang. Saya ingin penonton tidak hanya merasakan ketegangan, tetapi juga tersentuh oleh ikatan emosional yang terjalin antar tokohnya,” ujar Dyan, menjelangkan visinya.
Keseriusan dalam menggarap naskah dengan konsep time connection ini juga yang langsung memikat hati Faradina Mufti.
“Jarang sekali menemukan cerita lokal dengan konsep fantasi temporal yang digarap sedalam ini. Peran ini menantang saya untuk mengeksplorasi rasa takut, harapan, dan keteguhan hati dalam satu nafas. Saya berharap penonton bisa ikut larut dalam perjalanan emosional karakter yang saya perankan,” tutur Faradina.
Akting Mumpuni dari Para Pemain Utama
Tidak hanya Faradina, aktor cilik berbakat Muhammad Adhiyat juga memberikan performa yang menghujam. Perannya sebagai bocah dalam situasi mengerikan menuntut kedewasaan akting yang tidak main-main.
“Saya harus memerankan seorang anak yang ketakutan dan bingung, tapi juga punya keberanian. Sangat menantang, namun saya sangat senang bisa terlibat dalam film dengan cerita yang begitu berbeda dan kuat,” ungkap Adhiyat.
Dengan arahan sutradara yang matang dan ditopang oleh akting kuat para pemainnya, ‘Andaikan Kau Datang Kembali’ hadir bukan sekadar untuk memenuhi daftar tontonan, melainkan untuk memberikan pengalaman sinematik yang berkesan.
Setelah penampilan perdananya di JWC 2025, film ini akan segera dapat dinikmati oleh khalayak luas melalui layanan streaming KlikFilm.















