Home Showbiz & Celebrity Pro Kontra Sivia Azizah Perform dengan Hijab Syar’i
Showbiz & Celebrity

Pro Kontra Sivia Azizah Perform dengan Hijab Syar’i

Penampilan Sivia Azizah dengan hijab syar’i di atas panggung menuai pro dan kontra. Simak respons publik, kritik netizen, dan bagaimana sang musisi tetap berkarya dengan identitas barunya.

Sivia Azizah kenakan hijab syar’i saat manggung (Instagram/siviazizah)

SHOWBIZLINE – Penampilan Sivia Azizah dalam konser terbarunya menjadi sorotan publik setelah ia tampil mengenakan hijab syar’i yang tertutup dan elegan.

Mantan personel girlband Blink ini tampil percaya diri di atas panggung dengan setelan hijab marun, rok hitam, dan celana senada yang menutupi seluruh tubuhnya.

Meski tampil tertutup, energi panggung dan kualitas vokalnya tetap kuat, membuktikan bahwa hijab bukan penghalang bagi seorang seniman untuk berekspresi.

Namun, penampilan tersebut memicu pro dan kontra di media sosial, terutama dari kalangan yang mempertanyakan konsistensi hijrahnya.

Sivia tampil membawakan lagu-lagu andalannya dengan gerakan lincah dan penuh semangat. Penonton konser Pasar Seni ITB 2025 pun memberikan respons positif secara langsung.

Namun, di ruang digital, sejumlah komentar mempertanyakan keputusannya tetap bernyanyi di depan publik meski telah berhijab syar’i.

Sebagian netizen menyebut bahwa hijrah seharusnya diikuti dengan meninggalkan dunia hiburan, sementara lainnya membela bahwa proses hijrah setiap orang berbeda dan tidak bisa dipaksakan.

Kritik Netizen dan Sorotan Soal Konsistensi Hijrah

Di media sosial, muncul komentar yang menyebut bahwa wanita berhijab syar’i seharusnya tidak tampil menyanyi di depan umum.
Sivia Azizah kenakan hijab syar’i saat manggung (Instagram/siviazizah)

Di media sosial, muncul komentar yang menyebut bahwa wanita berhijab syar’i seharusnya tidak tampil menyanyi di depan umum.

“Dalam Islam, nyanyi aja haram. Lah ini nyanyi pakai baju syar’i, belum siap meninggalkan keartisannya,” tulis salah satu akun.

Komentar lain menyebut bahwa hijrah seharusnya total, termasuk meninggalkan panggung dan sorotan.

Kritik tersebut memicu diskusi panjang tentang batasan ekspresi seni bagi perempuan muslim yang memilih tampil tertutup.

Namun, di tengah kritik tersebut, banyak pula yang membela Sivia. Mereka menilai bahwa hijrah adalah proses panjang yang tidak bisa diukur dari satu penampilan.

“Kalau ada yang bilang kurang ini kurang itu, semua kan berproses. Dia itu sedang menjemput hijrahnya pelan-pelan,” tulis akun lain yang mendukung langkah Sivia.

Dukungan ini menunjukkan bahwa publik juga mulai membuka ruang bagi interpretasi hijrah yang lebih inklusif dan personal.

Tetap Berkarya dengan Identitas Baru

Sivia Azizah sendiri belum memberikan pernyataan langsung terkait kontroversi tersebut
Sivia Azizah kenakan hijab syar’i saat manggung (Instagram/siviazizah)

Sivia Azizah sendiri belum memberikan pernyataan langsung terkait kontroversi tersebut, namun penampilannya yang konsisten dengan busana syar’i menunjukkan bahwa ia tetap ingin berkarya dengan identitas barunya.

Ia membuktikan bahwa hijab tidak membatasi kreativitas, melainkan menjadi bagian dari evolusi personal dan profesionalnya.

Dalam beberapa unggahan Instagram, Sivia juga terlihat nyaman dan bangga dengan penampilannya, menandakan bahwa ia telah menemukan cara untuk menyeimbangkan nilai spiritual dan ekspresi seni.

Sebagai musisi yang tumbuh dari industri pop remaja, Sivia kini menunjukkan kedewasaan dalam memilih jalur karier yang sesuai dengan keyakinannya.

Penampilannya di konser tersebut menjadi simbol bahwa perempuan berhijab syar’i tetap bisa tampil di ruang publik dengan elegan, profesional, dan penuh semangat.

Previously

Sandra Dewi Minta Kembali Aset yang Disita Negara, Ada 88 Tas Mewah Dior Sampai Hermes

Next

Profil Hamish Daud, Aktor Karismatik yang Jago Selancar dan Peduli Lingkungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement