Profil Hamish Daud, Aktor Karismatik yang Jago Selancar dan Peduli Lingkungan
Hamish Daud dikenal sebagai aktor karismatik yang jago selancar dan aktif dalam isu lingkungan. Simak perjalanan karier, gaya hidup outdoor, dan dedikasinya terhadap alam Indonesia.
SHOWBIZLINE – Hamish Daud bukan hanya dikenal sebagai aktor tampan yang membintangi sejumlah film layar lebar, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki kecintaan mendalam terhadap alam dan olahraga ekstrem, khususnya selancar.
Lahir di Gosford, Australia pada 8 Maret 1980, Hamish Daud Wyllie tumbuh besar di Bali dan menjadikan laut sebagai bagian penting dalam hidupnya.
Karakter petualang dan jiwa bebasnya tercermin dalam berbagai proyek yang ia jalani, baik di dunia hiburan maupun aktivitas sosial.
Popularitas Hamish Daud mulai meroket sejak menjadi presenter program petualangan “My Trip My Adventure” pada 2013.
Penampilannya yang maskulin dan gaya hidup outdoor membuatnya cepat menjadi ikon pria modern yang aktif dan berjiwa sosial.
Di balik layar, Hamish juga dikenal sebagai arsitek dan pengusaha yang fokus pada isu keberlanjutan.
Ia kerap membagikan momen berselancar di berbagai pantai Indonesia, menunjukkan bahwa selancar bukan sekadar hobi, melainkan bagian dari identitasnya.
Karier Akting dan Citra Petualang di Layar Kaca

Debut akting Hamish Daud dimulai lewat film “Rectoverso” pada 2013, di mana ia berperan sebagai Raga dalam segmen “Cinta yang Tak Terucap”.
Sejak itu, ia membintangi sejumlah film populer seperti “Supernova”, “Gangster”, “Critical Eleven”, dan “Trinity, The Nekad Traveler”.
Peran-perannya kerap menonjolkan karakter pria tangguh, sejalan dengan citra petualangnya di kehidupan nyata.
Dalam wawancara media, Hamish menyebut bahwa ia memilih peran yang bisa merepresentasikan nilai-nilai yang ia yakini, termasuk kecintaan terhadap alam dan kebebasan berekspresi.
Selain film, Hamish juga aktif di televisi sebagai pembawa acara yang mengeksplorasi keindahan alam Indonesia.
Program seperti “The Muslim Traveller” dan “Indonesian Authentic Places” menjadi wadah baginya untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan destinasi lokal kepada publik. Gaya narasinya yang santai namun informatif membuatnya disukai berbagai kalangan.
Selancar dan Aktivisme Lingkungan

Kecintaan Hamish Daud terhadap laut dan selancar tidak berhenti di ranah pribadi. Ia turut mendirikan platform Octopus, sebuah inisiatif daur ulang sampah non-organik yang bertujuan mengurangi limbah plastik di Indonesia.
Meski telah mundur dari posisi Chief Marketing Officer pada 2024, Hamish tetap aktif menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan. Ia percaya bahwa gaya hidup sehat dan selaras dengan alam adalah kunci keberlanjutan.
Selancar menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitasnya. Hamish kerap membagikan momen berselancar di pantai-pantai seperti Uluwatu, Canggu, dan Mentawai.
Ia menyebut bahwa berada di atas papan selancar memberinya ketenangan dan ruang untuk refleksi.
“Laut adalah tempat saya merasa paling jujur dan bebas,” ujarnya dalam salah satu wawancara.
Gaya hidup ini juga memengaruhi cara pandangnya terhadap kehidupan, termasuk dalam membesarkan anak dan membangun rumah tangga bersama Raisa Andriana.















