Park Bom Unggah Gugatan ke Pendiri YG Entertainment, Tuduh Penggelapan Keuntungan
Park Bom unggah surat gugatan ke Yang Hyun Suk, pendiri YG Entertainment, tuduh penggelapan keuntungan hingga Rp 745 triliun. Simak kronologi, respons pihak terkait, dan kondisi Park Bom saat ini.
SHOWBIZLINE – Park Bom, mantan anggota grup ikonik 2NE1, mengejutkan publik dengan unggahan surat gugatan terhadap Yang Hyun Suk, pendiri sekaligus produser YG Entertainment.
Gugatan tersebut diunggah langsung ke media sosial pribadinya pada 23 Oktober 2025, meskipun kemudian dihapus.
Dalam surat tersebut, Park Bom menuduh Yang Hyun Suk gagal membayar keuntungan dari berbagai aktivitas profesionalnya selama berada di bawah naungan YG Entertainment.
Melalui pernyataan tertulis, Park Bom menyebut bahwa dirinya tidak menerima pembagian keuntungan yang layak dari penjualan lagu, konser, penampilan televisi, iklan, hingga kontribusi dalam penulisan lirik dan komposisi musik.
Ia bahkan mengklaim bahwa total keuntungan yang belum dibayarkan mencapai angka fantastis, yakni sekitar 64.272 triliun won atau setara Rp 745 triliun.
“Terlapor telah gagal membayar keuntungan yang seharusnya diterima oleh pelapor dalam waktu yang sangat lama. Karena itu, saya meminta penyelidikan menyeluruh serta hukuman hukum yang sesuai,” tulis Park Bom dalam suratnya.
Tuduhan Penipuan dan Dampak Psikologis

Park Bom menegaskan bahwa tidak pernah ada laporan keuangan resmi dari pihak YG Entertainment selama ia berkarier di bawah label tersebut.
Ia menyebut kondisi ini sebagai bentuk penipuan dan penggelapan yang menyebabkan kerugian finansial serius serta tekanan mental.
“Akibat hal ini, saya mengalami kerugian finansial yang serius serta tekanan mental. Ini jelas merupakan tindakan penipuan dan penggelapan,” ungkapnya seperti dikutip dari The JoongAng.
Namun, agensi yang kini menaungi Park Bom, D-Nation Entertainment, menyatakan bahwa gugatan tersebut belum diajukan secara resmi ke jalur hukum.
Mereka juga menyebut bahwa seluruh pembayaran terkait aktivitas Park Bom bersama 2NE1 telah diselesaikan.
Pernyataan ini memunculkan spekulasi bahwa unggahan tersebut lebih bersifat emosional daripada legal, meskipun belum ada klarifikasi langsung dari Park Bom mengenai status hukum surat tersebut.
Respons dari Yang Hyun Suk dan Kondisi Park Bom

Sementara itu, pihak YG Entertainment belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut. Namun, seorang sumber industri mengungkap kepada OSEN bahwa Yang Hyun Suk tidak menunjukkan kemarahan atau kekecewaan atas unggahan Park Bom.
“Yang Hyun Suk sama sekali tidak merasa kecewa atau marah saat melihat unggahan Park Bom. Ia justru merasa khawatir. Di atas segalanya, ia sangat mengkhawatirkan kondisi kesehatan Park Bom,” ujar sumber tersebut.
Park Bom diketahui tengah menjalani masa hiatus dari dunia hiburan karena alasan kesehatan. Ia bahkan absen dalam kegiatan reuni bersama anggota 2NE1 lainnya.
D-Nation Entertainment menyebut bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang menyarankan Park Bom untuk beristirahat dan menjaga kestabilan kondisi fisiknya.
Situasi ini menambah kompleksitas dari konflik yang kini menjadi sorotan publik dan media Korea Selatan.















