Ji Chang-wook Paling Menderita di Syuting The Manipulated, Cerita Intens di Balik Layar
Ji Chang-wook mengaku paling menderita saat syuting drama The Manipulated. Simak kronologi pengalaman intens bersama DO EXO dan Lee Kwang-soo, serta bagaimana proyek ini menjadi titik balik karier mereka.
SHOWBIZLINE – Drama thriller terbaru Disney+, The Manipulated, menjadi sorotan bukan hanya karena jalan ceritanya yang penuh ketegangan, tetapi juga karena pengalaman para aktornya di balik layar.
Ji Chang-wook, yang dikenal lewat peran romantis dalam berbagai drama Korea, kali ini tampil berbeda dengan karakter penuh penderitaan.
Dalam wawancara eksklusif, ia mengungkapkan bahwa proses syuting membuatnya merasa paling menderita dibanding rekan-rekannya.
Bersama DO EXO (Doh Kyung-soo) dan Lee Kwang-soo, Ji Chang-wook harus menghadapi adegan-adegan penuh aksi, mulai dari balapan mobil hingga pertarungan brutal di penjara.
Ketiganya sepakat bahwa proyek ini adalah salah satu yang paling intens sepanjang karier mereka, meninggalkan kesan mendalam secara emosional maupun profesional.
Ji Chang-wook dan Karakter Park Tae-joong

Dalam The Manipulated, Ji Chang-wook memerankan Park Tae-joong, seorang kurir baik hati yang dijebak atas tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan oleh CEO kaya bernama An Yo-han, karakter yang dimainkan DO EXO.
Tae-joong kemudian bertekad membalas dendam, sebuah peran yang menuntut emosi mendalam dan fisik yang melelahkan.
Ji mengaku, āRasanya benar-benar melelahkan. Tapi justru karena tidak ada momen santai, itu malah membuatnya seru. Saat kami saling menatap dengan wajah lelah, entah kenapa itu malah bikin kami tertawa.ā
Kutipan ini memperlihatkan bagaimana intensitas syuting justru menciptakan ikatan emosional di antara para pemain.
Lee Kwang-soo dan Suasana Serius di Lokasi

Lee Kwang-soo, yang biasanya dikenal sebagai sosok humoris di variety show Running Man, kali ini harus menanggalkan citra kocaknya.
Ia berperan sebagai Baek Do-kyoung, salah satu klien An Yo-han. Menurut Lee, suasana syuting benar-benar berbeda dari proyek sebelumnya.
āIni bukan proyek yang bisa kami jalani sambil bercanda. Ceritanya penuh ketegangan dan banyak adegan aksi berbahaya,ā ujarnya.
Pernyataan Lee menegaskan bahwa seluruh tim produksi harus selalu waspada, menjaga fokus dari awal hingga akhir demi menghasilkan kualitas terbaik.
DO EXO dan Rasa Kesepian di Syuting
Berbeda dengan Ji dan Lee, DO EXO justru mengaku sering merasa kesepian selama syuting karena banyak adegannya dilakukan sendirian.
āKami sebenarnya tidak punya banyak adegan bersama. Aku berharap kami bisa syuting lebih banyak bersama, pasti akan lebih seru,ā ungkapnya.
Meski begitu, DO tetap mengapresiasi profesionalisme rekan-rekannya. Ia menyebut bahwa melihat sisi serius Ji Chang-wook dan Lee Kwang-soo membuatnya banyak belajar.
Ji Chang-wook Disebut Paling Menderita
Dalam wawancara, Ji Chang-wook menambahkan dengan nada bercanda bahwa dirinya selalu menjadi orang yang paling menderita di lokasi.
āEntah kenapa, aku selalu jadi orang yang paling menderita. Kyung-soo dan Kwang-soo pulang dengan wajah ceria, dan setiap kali aku melihat itu, rasanya agak sepi dan sedikit pahit,ā katanya.
Ungkapan ini memperlihatkan sisi manusiawi Ji Chang-wook, yang meski terbiasa dengan peran romantis, kali ini harus menghadapi tantangan fisik dan mental yang jauh lebih berat.















