Melliza Xaviera Putri Wakili Indonesia di Miss International 2025, Gaungkan Budaya Nusantara
Melliza Xaviera Putri, Puteri Indonesia Lingkungan 2025, mewakili Indonesia di Miss International 2025 Tokyo. Ia tampil percaya diri dengan membawa pesan budaya Nusantara dan isu lingkungan.
SHOWBIZLINE – Ajang Miss International 2025 yang digelar di Tokyo, Jepang, menjadi panggung penting bagi Melliza Xaviera Putri Yulian.
Finalis berusia 26 tahun ini tampil sebagai wakil Indonesia setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2025.
Kehadirannya di ajang bergengsi tersebut membawa harapan besar agar Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional.
Menjelang malam final, Melliza menunjukkan interaksi hangat dengan sesama finalis. Ia bahkan membagikan freebies berupa gantungan kunci khas Jakarta dan permen susu Indonesia.
Aksesori tersebut memuat desain ikon Ibu Kota seperti ondel-ondel, macan Kemayoran, dan api Monas.
“Wow, menggemaskan sekali,” komentar Jarupiya Boribalburibhand, Miss International Thailand 2025, saat menerima bingkisan.
Membawa Identitas Budaya Indonesia

Melliza menegaskan bahwa dirinya ingin memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara melalui setiap penampilannya.
Selain membagikan cendera mata khas Jakarta, ia juga sempat mengungkapkan rencana menampilkan kesenian tradisional nyanyian sinden di panggung Miss International.
Langkah ini sejalan dengan misi Miss International yang menekankan diplomasi budaya dan persahabatan antarnegara.
Isu Lingkungan Jadi Fokus
Sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2025, Melliza membawa pesan penting terkait pelestarian alam.
Ia menyoroti keindahan Raja Ampat sebagai simbol kekayaan ekosistem laut Indonesia yang harus dijaga.
Dengan menggaungkan isu lingkungan, Melliza berharap dapat menginspirasi audiens global untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan alam.
Persaingan Ketat di Ajang Miss International

Miss International 2025 diikuti 80 finalis dari berbagai negara. Beberapa nama yang dijagokan antara lain Catalina Duque dari Kolombia, Eunice Rivadeneira dari Ekuador, Anita Maspons dari Republik Dominika, Idayra Tena dari Spanyol, Serena Darder dari Belanda, Natalia Garibay dari Meksiko, Roosh Sindhu dari India, dan Esguerra dari Filipina.
Kehadiran Melliza di antara finalis kuat ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan kualitas perempuan Indonesia di mata dunia.
Jejak Prestasi Indonesia di Miss International
Indonesia sebelumnya pernah mencatatkan prestasi di ajang Miss International. Pada 2017, Kevin Lilliana berhasil meraih gelar juara pertama, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan rekam jejak membanggakan.
Kehadiran Melliza di tahun 2025 diharapkan mampu melanjutkan tradisi prestasi tersebut, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan perempuan berdaya dan berbudaya.




















