Fatima Bosch, Miss Universe 2025 Dituding Pencemaran Nama Baik
Fatima Bosch, Miss Universe 2025 asal Meksiko, dituding melakukan pencemaran nama baik oleh Nawat Itsaragrisil. Kontroversi ini bermula dari pernyataan yang dianggap keliru dalam ajang internasional, memicu polemik di dunia pageant.
SHOWBIZLINE – Fatima Bosch, pemenang Miss Universe 2025 asal Meksiko, tengah menjadi sorotan setelah dituding melakukan pencemaran nama baik.
Tuduhan ini datang dari Nawat Itsaragrisil, Presiden Miss Grand International sekaligus tokoh penting dalam dunia kontes kecantikan.
Kontroversi bermula dari interaksi di salah satu acara pra-pageant, di mana Fatima disebut mengeluarkan pernyataan yang dianggap merugikan reputasi Nawat.
Kasus ini semakin ramai diperbincangkan setelah Miss Universe Thailand mengunggah pernyataan resmi di media sosial, menegaskan bahwa Nawat telah melayangkan laporan hukum atas dugaan pencemaran nama baik.
Polemik ini menambah daftar panjang drama yang kerap mewarnai dunia pageant internasional, terutama setelah kemenangan Fatima Bosch yang sebelumnya sudah menuai perhatian publik.
Awal Mula Kontroversi

Kontroversi bermula ketika dalam sebuah siaran langsung, Fatima Bosch disebut menolak berpartisipasi dalam sesi pemotretan.
Nawat Itsaragrisil menuding bahwa penolakan tersebut dilakukan atas arahan direktur kontes Meksiko.
Namun, Fatima kemudian menuduh Nawat telah menghina dirinya dengan sebutan “dumbhead”. Pernyataan ini langsung viral dan memicu perdebatan luas di kalangan penggemar pageant.
Klarifikasi dari Nawat Itsaragrisil

Merespons tuduhan tersebut, Nawat Itsaragrisil menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyebut Fatima Bosch dengan kata “dumbhead”.
Ia menjelaskan bahwa kata yang diucapkan sebenarnya adalah “damage”, dan hal itu dapat dibuktikan melalui rekaman suara yang sudah beredar luas.
Nawat kemudian mengajukan laporan resmi ke kepolisian Bangkok pada 12 November 2025, menuduh Fatima melakukan pernyataan palsu yang merusak reputasinya di Thailand maupun internasional.
Fatima Bosch di Tengah Sorotan
Sebagai pemenang Miss Universe 2025, Fatima Bosch seharusnya menikmati masa kejayaannya. Namun, kontroversi ini membuat namanya semakin sering diperbincangkan, bukan hanya karena prestasi tetapi juga polemik yang menyertainya.
Dalam unggahan media sosial, Fatima sempat menulis tentang pentingnya rasa syukur dan kasih sayang, seakan ingin menenangkan publik di tengah badai kritik. Meski begitu, kasus hukum yang menjeratnya tetap menjadi perhatian besar.
Dampak bagi Dunia Pageant
Kasus pencemaran nama baik yang melibatkan Fatima Bosch dan Nawat Itsaragrisil menyoroti sisi lain dari dunia pageant yang penuh intrik.
Ajang yang seharusnya menjadi perayaan kecantikan dan budaya kini kembali diwarnai drama hukum.
Publik menilai bahwa insiden ini bisa memengaruhi citra Miss Universe sebagai ajang bergengsi, sekaligus menambah tekanan bagi Fatima Bosch yang baru saja menyandang gelar internasional.



















