3 Praktik Mindfulness dengan Keluarga Saat Momen Liburan
Momen liburan sering membuat keluarga sibuk dengan aktivitas masing-masing. Tiga praktik mindfulness sederhana ini dapat membantu memperkuat koneksi emosional dan menghadirkan kebersamaan yang lebih bermakna.
SHOWBIZLINE – Liburan akhir tahun sering kali menjadi waktu yang ditunggu-tunggu, namun tidak jarang justru membuat anggota keluarga sibuk dengan urusan masing-masing.
Ayah disibukkan pekerjaan, ibu dengan rutinitas olahraga atau aktivitas sosial, sementara anak-anak sibuk dengan rencana liburan bersama teman.
Situasi ini bisa membuat hubungan keluarga terasa renggang. Untuk mengatasinya, mindfulness dapat menjadi solusi sederhana namun efektif.
Mindfulness adalah kesadaran penuh terhadap momen saat ini, dilakukan dengan sengaja tanpa menghakimi.
Dengan menerapkan mindfulness dalam aktivitas keluarga, setiap anggota dapat lebih hadir secara emosional, sehingga tercipta koneksi yang lebih erat.
Praktik ini tidak hanya menenangkan pikiran, tetapi juga membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas kebersamaan.
Mindful Eating
Mindful eating berarti menyadari apa yang dimakan, bagaimana cara menikmatinya, dan mengenali rasa kenyang. Saat liburan, praktik ini bisa dilakukan dengan meluangkan waktu makan bersama di rumah.
Jauhkan perangkat elektronik, lalu bangun percakapan ringan tentang pengalaman sehari-hari, cerita lucu, atau rencana kecil yang ingin dilakukan bersama.
Selain menyehatkan sistem pencernaan, mindful eating juga memperkuat ikatan emosional antar anggota keluarga.
Mindful Listening
Rutinitas harian sering membuat kita terburu-buru hingga lupa mendengarkan dengan penuh perhatian.
Mindful listening dapat dilakukan dengan menyediakan waktu khusus untuk berbincang setelah makan atau sebelum tidur.
Pertahankan kontak mata, hindari interupsi, dan biarkan setiap anggota keluarga menceritakan apa pun yang mereka rasakan. Dengan cara ini, komunikasi menjadi lebih hangat dan hubungan keluarga semakin kuat.
Mindful Use of Technology
Teknologi kini hadir di setiap aspek kehidupan, namun penggunaannya perlu diarahkan agar tidak menjauhkan hubungan keluarga.
Mindful use of technology berarti menggunakan perangkat digital secara bijak, misalnya dengan menonton film bersama, mengikuti kelas online, atau mendampingi anak belajar.
Dengan cara ini, teknologi tidak lagi menjadi penghalang, melainkan sarana untuk menciptakan momen kebersamaan yang menyenangkan.





















