Update Penonton Agak Laen: Menyala Pantiku! Sudah Lampaui Rekor Film Pertama
Kesuksesan Agak Laen: Menyala Pantiku! juga mencerminkan tren positif perfilman Indonesia.
SHOWBIZLINE – Film Agak Laen: Menyala Pantiku! kembali mencatatkan sejarah di industri perfilman Indonesia.
Belum sebulan penayangannya di bioskop, film ini mampu melampaui jumlah penonton pada film pertama.
Informasi ini disampaikan oleh Ernest Prakasa, produser film Agak Laen 2 tersebut. Dalam unggahan tersebut, Ernest menyampaikan selamat.
“Mengucapkan selamat kepada Agak Laen: Menyala Pantiku! yang sudah melewati jumlah penonton Agak Laen,” tulis Ernest Prakasa.
Melampaui Ekspektasi

Pada caption yang dituliskan olehnya, Ernest mengatakan bahwa awalnya ia dan tim tak pernah berpikir muluk melampaui perolehan film pertama.
“Awalnya kami yakin betul sukses besar film pertama itu anomali yang entah kapan bisa terulang. Itulah kenapa di semua media visit, kami gak pernah berani bermimpi sejauh ini,” ujarnya.
Ia menambahkan jika bisa mendapatkan sepertiga dari penonton film sebelumnya saja sudah bahagia. Sebuah template jawaban yang diucapkan ketika ditanya target penonton Agak Laen 2.
“Tapi ternyata, ada kado Natal yang indah tahun ini. Puji Tuhan,” sambungnya.
Tercatat pada Jumat, 26 Desember 2025, di laman Cinepoint, Agak Laen: Menyala Pantiku! sudah mencapai angka 9.218.660.
Perolehan Sangat Cepat

Sebelumnya, hanya dalam 27 hari penayangan, film produksi Imajinari ini berhasil meraih lebih dari 9 juta penonton, sebuah pencapaian luar biasa di tengah persaingan ketat film akhir tahun.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ernest melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (24/12/2025).
“Di hari ke-27 pukul 14.00 WIB, 9.000.000++ penonton sudah ikut terharu,” tulisnya, menandai betapa besar antusiasme publik terhadap karya terbaru kuartet Agak Laen.
Pencapaian ini bukan hanya membuktikan daya tarik film komedi misteri tersebut, tetapi juga menunjukkan bagaimana publik semakin loyal terhadap franchise Agak Laen.
Ernest Prakasa mengaku ikut larut dalam emosi melihat respons luar biasa penonton. “Bukan cuma Jegel yang terharu menahan tangis, kami pun sama. Makasih ya teman-teman,” ungkapnya.
Dengan torehan ini, film tersebut tinggal selangkah lagi menyamai atau bahkan melampaui rekor film pertama yang mengantongi 9,1 juta penonton dalam 74 hari penayangan.
Rekor Box Office dan Persaingan dengan Film Hollywood
Dengan capaian 9 juta penonton di hari ke-27, Agak Laen: Menyala Pantiku! berpeluang besar melampaui rekor film pertamanya dalam hitungan hari.
Menariknya, pencapaian ini diraih di tengah persaingan ketat dengan film-film besar Hollywood, termasuk Avatar 3 yang tayang bersamaan.
Dominasi film lokal ini menjadi bukti bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di pasar domestik, bahkan ketika berhadapan dengan produksi internasional berbiaya besar.
Sinopsis dan Daya Tarik Film
Film ini menghadirkan kuartet khas Agak Laen: Boris Bokir, Indra Jegel, Oki Rengga, dan Bene Dion.
Kali ini, mereka bertransformasi menjadi polisi yang menyelidiki kasus pembunuhan misterius di sebuah panti jompo.
Disutradarai sekaligus ditulis oleh Muhadkly Acho, film ini memadukan komedi khas Agak Laen dengan nuansa misteri segar yang membuat penonton penasaran sekaligus terhibur.
Perpaduan genre ini terbukti menjadi daya tarik utama yang membuat film terus dibicarakan di berbagai platform media sosial.
Tren Film Indonesia dan Dukungan Publik
Kesuksesan Agak Laen: Menyala Pantiku! juga mencerminkan tren positif perfilman Indonesia. Menurut data Badan Perfilman Indonesia, jumlah penonton film lokal terus meningkat dalam dua tahun terakhir, menandakan kebangkitan industri yang semakin kuat.
Dukungan publik terhadap film ini menunjukkan bahwa penonton Indonesia kini lebih percaya diri menikmati karya lokal, sekaligus memberi harapan bagi sineas untuk terus berinovasi.
Dengan tren penonton harian yang stabil, film ini diprediksi segera melampaui rekor 9,1 juta penonton dan bahkan membidik angka 10 juta, sebuah pencapaian yang akan semakin mengukuhkan posisi Agak Laen sebagai salah satu franchise komedi terbesar di Indonesia.















