Work From Home Bisa Lebih Sehat dan Fokus, Tapi Ada Syaratnya!
Work from home bisa membuat hidup lebih sehat dan fokus, asalkan dijalani dengan aturan yang tepat. Simak panduan penting agar produktivitas tetap terjaga tanpa mengorbankan kesehatan mental maupun fisik.
SHOWBIZLINE – Bekerja dari rumah atau work from home (WFH) kini bukan lagi sekadar tren sementara, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang.
Fleksibilitas yang ditawarkan memang terasa nyaman, namun kenyataannya WFH juga memiliki tantangan tersendiri.
Mulai dari batas waktu kerja yang kabur hingga risiko kelelahan mental, semua bisa terjadi jika tidak diatur dengan baik.
Agar WFH benar-benar membawa manfaat, ada sejumlah syarat yang perlu diterapkan. Dengan disiplin menjalankan aturan sederhana, keseimbangan antara produktivitas, kesehatan, dan kewarasan dapat terjaga.
Hal ini penting karena bekerja dari rumah bukan berarti hidup untuk bekerja, melainkan bagaimana kita bisa tetap fokus tanpa kehilangan kualitas hidup.
Pentingnya “Unplug” dan Area Kerja Khusus

Salah satu kunci agar WFH lebih sehat adalah membiasakan diri untuk unplug secara rutin.
Tidak harus selalu online sepanjang hari, melainkan menentukan jam kerja yang jelas, mengambil jeda istirahat, serta mematikan perangkat kerja di luar jam kantor. Cara ini efektif mencegah burnout dan menjaga kesehatan mental.
Selain itu, memiliki area kerja khusus juga sangat penting. Meski hanya sudut kecil di rumah, ruang kerja yang terpisah membantu otak mengenali kapan waktunya bekerja dan kapan waktunya beristirahat.
Kebiasaan ini terbukti meningkatkan fokus dan produktivitas dibanding bekerja dari tempat tidur atau sofa.
Menjaga Pola Makan dan Penampilan
Banyak orang yang tanpa sadar melewatkan waktu makan saat WFH. Padahal, otak membutuhkan energi agar bisa bekerja optimal.
Menjadwalkan makan siang dengan teratur dan menghindari kebiasaan mengganti makanan dengan kopi adalah langkah sederhana yang berdampak besar pada konsentrasi dan stamina.
Tak kalah penting, tetap berpakaian rapi saat bekerja dari rumah juga memengaruhi psikologis. Penampilan yang tertata membuat kita lebih siap menghadapi pekerjaan, sekaligus menjaga profesionalitas meski tidak berada di kantor.
Kesehatan Fisik dan Mental Tetap Prioritas
WFH sering kali membuat orang lupa bergerak. Padahal, aktivitas fisik ringan seperti peregangan atau berjalan sebentar bisa membantu menjaga kebugaran.
Menurut pakar kesehatan, olahraga singkat di sela pekerjaan mampu meningkatkan energi dan mengurangi stres.
Selain fisik, kesehatan mental juga harus diperhatikan. Menjaga komunikasi dengan rekan kerja, meluangkan waktu untuk keluarga, serta membatasi paparan layar adalah cara efektif agar WFH tidak menimbulkan rasa terisolasi.
Dengan kombinasi aturan ini, bekerja dari rumah bisa menjadi lebih sehat, fokus, dan tetap produktif.





















