Home Lifestyle Ciri Cowok Red Flag dari Buku Broken Strings Aurelie Moeremans
Lifestyle

Ciri Cowok Red Flag dari Buku Broken Strings Aurelie Moeremans

Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman pahitnya sebagai korban child grooming di usia 15 tahun. Dari kisah tersebut, muncul sejumlah ciri cowok red flag yang perlu dikenali agar terhindar dari hubungan toksik dan manipulatif.

Aurelie Moeremans (Instagram/aurelie)

SHOWBIZLINE – Memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans menjadi sorotan publik sejak dirilis pada Oktober 2025.

Buku ini mengisahkan perjalanan hidup Aurelie, mulai dari masa kecilnya di Belgia hingga pindah ke Indonesia, serta pengalaman kelam ketika ia menjadi korban child grooming di usia 15 tahun.

Aurelie menuturkan bagaimana dirinya mengalami manipulasi, tekanan emosional, hingga pernikahan paksa yang dilakukan secara diam-diam.

Dari pengalaman Aurelie, muncul sejumlah tanda cowok red flag yang patut dikenali.
Buku Broken Wings karya Aurelie Moeremans (Istimewa)

Kisah tersebut membuka mata banyak orang tentang bahaya hubungan tidak sehat yang sering kali tidak disadari.

Dari pengalaman Aurelie, muncul sejumlah tanda cowok red flag yang patut dikenali. Red flag ini bukan hanya sekadar sikap negatif, tetapi perilaku yang bisa menjadi indikasi hubungan toksik dan berbahaya.

Dengan memahami ciri-ciri tersebut, pembaca dapat lebih waspada terhadap potensi manipulasi dalam hubungan.

Manipulasi dan Grooming

Salah satu ciri utama cowok red flag yang diungkap Aurelie adalah perilaku grooming. Grooming dilakukan dengan cara memberikan perhatian berlebih, hadiah, hingga mengisolasi korban dari lingkungan sosialnya.

Tindakan ini bertujuan menempatkan korban di bawah kendali pelaku. Aurelie menulis bahwa di usia remaja, ia mengalami manipulasi psikologis yang membuatnya sulit melawan, hingga akhirnya terjebak dalam pernikahan paksa.

Hubungan Toksik dan Abusive

Dalam memoirnya, Aurelie juga menyinggung tentang hubungan yang penuh tekanan emosional dan tindakan abusive.

Cowok red flag biasanya menunjukkan sikap posesif, mengontrol, dan tidak segan menggunakan ancaman untuk mempertahankan kekuasaan atas pasangan.

Aurelie mengaku pernah diancam dengan penyebaran foto pribadi, sebuah bentuk kekerasan psikologis yang membuat korban merasa terjebak.

Isolasi dari Lingkungan

Ciri lain cowok red flag adalah kecenderungan mengisolasi pasangan dari keluarga atau teman. Aurelie menulis bahwa ia sempat dijauhkan dari orang-orang terdekat, sehingga kehilangan dukungan sosial yang seharusnya bisa melindunginya.

Isolasi ini membuat korban semakin bergantung pada pelaku, memperkuat kontrol yang dimiliki dalam hubungan.

Pentingnya Mengenali Red Flag

Memoar Broken Strings menjadi pengingat bahwa red flag dalam hubungan sering kali muncul sejak awal, namun tidak disadari oleh korban.
Aurelie berharap kisahnya dapat membantu orang lain mengenali tanda-tanda bahaya tersebut.

Dengan memahami ciri cowok red flag, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap manipulasi dan kekerasan dalam hubungan, serta mampu melindungi diri dari praktik child grooming yang masih jarang dibicarakan secara terbuka di Indonesia.

Previously

Keramas, Perlukah Dilakukan Setiap Hari?

Next

Tips Gaya Hidup Sehat dan Praktis ala Eca Aura, Relevan dengan Ritme Hidup Gen-Z

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement