Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Sampai Dipolisikan, Simak Kronologinya
Influencer Timothy Ronald dipolisikan atas dugaan penipuan investasi kripto. Kerugian korban mencapai Rp3 miliar setelah mengikuti rekomendasi koin Manta di grup berbayar.
SHOWBIZLINE – Nama influencer Timothy Ronald tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi kripto.
Laporan tersebut masuk pada 9 Januari 2026, diajukan oleh seorang korban berinisial Y yang mengaku mengalami kerugian hingga Rp3 miliar.
Kasus ini bermula dari rekomendasi aset kripto yang disampaikan Timothy melalui grup Discord berbayar miliknya, Akademi Crypto, yang menjanjikan keuntungan besar.
Korban menyebut kerugian muncul setelah membeli koin kripto bernama Manta, yang direkomendasikan sejak Januari 2024. Dalam grup eksklusif tersebut, Timothy dan timnya disebut menjanjikan potensi keuntungan mencapai 300 hingga 500 persen.
Namun, klaim tersebut tidak terbukti. Harga koin Manta justru anjlok hingga minus 90 persen tak lama setelah transaksi dilakukan, membuat korban kehilangan hampir seluruh modal investasinya.
Kronologi Laporan ke Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan terhadap Timothy Ronald.
Ia menjelaskan bahwa pelapor dijanjikan keuntungan besar apabila mengikuti trading di grup tersebut, namun kenyataannya harga aset yang disarankan mengalami penurunan drastis.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan awal terkait dugaan penipuan melalui media elektronik.
Penyidik dijadwalkan memeriksa pelapor dalam waktu dekat untuk mendalami kronologi serta bukti yang diserahkan.
Dugaan Praktik Pump and Dump

Kasus ini menambah sorotan terhadap Akademi Crypto, platform edukasi kripto berbayar milik Timothy Ronald.
Sejumlah anggota lain juga mengeluhkan kerugian serupa dan menduga adanya praktik pump and dump, yaitu strategi manipulasi harga aset yang melonjak sesaat sebelum akhirnya jatuh setelah investor ritel masuk.
Dugaan ini semakin memperkuat alasan polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap aktivitas grup tersebut.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, pihak Timothy Ronald belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan yang kini tengah ditangani kepolisian.
Publik masih menunggu klarifikasi dari influencer yang dikenal aktif membagikan konten edukasi kripto di media sosial.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena melibatkan kerugian besar dan menyoroti risiko investasi aset digital tanpa pemahaman mendalam.















