Viral Kisruh di Perusahaan Animasi Nussa Rara, Disebut Jadi Alasan tak Tayang Lagi
Serial animasi Nussa Rara berhenti tayang sejak 2021. Kisruh internal perusahaan dan isu perselingkuhan founder disebut jadi alasan di balik meredupnya eksistensi animasi Islami populer ini.
SHOWBIZLINE – Serial animasi Nussa Rara yang sempat populer di kalangan anak-anak Indonesia kini kembali menjadi sorotan publik.
Bukan karena ceritanya yang sarat nilai Islami dan edukasi, melainkan kabar tak menyenangkan terkait konflik internal perusahaan serta isu pribadi yang melibatkan salah satu pendirinya.
Serial yang pernah digarap oleh The Little Giantz dan 4Stripe Productions ini berhenti tayang sejak 2021, dan belakangan muncul dugaan bahwa kisruh di balik layar menjadi salah satu alasan utama.
Awalnya, penghentian tayang disebut akibat dampak pandemi Covid-19. Ustad Felix Siauw, yang kala itu menjadi konsultan proyek, menjelaskan bahwa perusahaan harus memutus hubungan kerja dengan 70 persen karyawan dan pindah ke kantor lebih kecil demi efisiensi.
Namun, setelah lima tahun berlalu, isu baru mencuat mengenai dugaan perselingkuhan dan konflik kepemilikan perusahaan yang disebut turut memperburuk kondisi internal.
Konflik Internal dan Isu Perselingkuhan

Kabar mengenai dugaan perselingkuhan founder Nussa Rara pertama kali mencuat melalui unggahan akun media sosial. Isu ini kemudian berkembang menjadi perbincangan luas, terutama setelah salah satu pendiri, Annisa Hadiyanti, memberikan klarifikasi.
Ia mengaku menjadi korban perselingkuhan sekaligus diusir dari perusahaan yang ia bangun bersama mantan suaminya, Aditya Triantoro.
“Karena ada masalah WIL saya diceraikan, lalu yang paling parah saya dikeluarkan dari perusahaan saya sendiri dengan alasan yang tidak jelas,” tulis Annisa dalam unggahan di media sosial.
Annisa juga menuturkan bahwa dirinya sempat mengusulkan mencari investor baru agar Nussa Rara bisa kembali berjalan, namun semua akses komunikasi dengan perusahaan diblokir.
Pernyataan ini memperlihatkan adanya konflik serius yang berdampak langsung pada keberlangsungan serial animasi tersebut.
Dampak Kisruh terhadap Eksistensi Nussa Rara
Serial Nussa Rara sempat menjadi fenomena dengan total tayangan lebih dari lima miliar kali sejak diluncurkan pada 2018.
Bahkan, animasi ini sempat diadaptasi menjadi film layar lebar yang mendapat sambutan positif. Namun, kisruh internal membuat eksistensinya meredup.
Alih-alih menikmati hasil dari kesuksesan, salah satu pendiri justru terjerumus dalam konflik pribadi dan kehilangan hak atas perusahaan.
Publik menilai bahwa kisruh ini menjadi salah satu alasan mengapa Nussa Rara tidak lagi tayang.
Meski pihak pengelola saat ini belum memberikan tanggapan resmi, isu tersebut menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi industri animasi lokal.
Posisi Para Founder dan Arah Perusahaan
Annisa Hadiyanti bersama Aditya Triantoro mendirikan The Little Giantz, studio animasi yang melahirkan IP Nussa Rara. Aditya sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang di industri animasi internasional sebelum kembali ke Indonesia.
Namun, hubungan rumah tangga mereka berakhir dengan perceraian yang menyisakan konflik bisnis serius.
Hingga kini, Aditya lebih banyak membagikan karya animasi terbaru melalui akun media sosialnya, sementara belum ada tanggapan resmi terkait isu perselingkuhan maupun konflik perusahaan.















