Rumah Tanpa Cahaya, Deddy Mizwar Bicara Tentang Ibu sebagai Cahaya dalam Keluarga
Deddy Mizwar mengungkap makna judul Rumah Tanpa Cahaya, film drama keluarga 2026 yang mengangkat peran ibu sebagai pusat kehangatan dan kehidupan dalam rumah tangga.
SHOWBIZLINE – Film Rumah Tanpa Cahaya menjadi salah satu drama keluarga Indonesia yang mencuri perhatian jelang penayangannya pada Februari 2026.
Karya terbaru yang melibatkan aktor senior Deddy Mizwar ini tidak hanya menyuguhkan kisah kehilangan, tetapi juga menghadirkan perenungan tentang peran seorang ibu yang kerap dianggap hadir tanpa disadari.
Diproduksi oleh Citra Sinema bekerja sama dengan SinemArt, Rumah Tanpa Cahaya mengangkat dinamika sebuah keluarga yang harus bertahan setelah kehilangan figur paling sentral.
Melalui cerita yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia, film ini mengajak penonton memahami bagaimana kehadiran orang tua, khususnya ibu, sering kali baru benar-benar terasa setelah ia tak lagi ada.
Makna “Cahaya” Menurut Deddy Mizwar

Dalam peluncuran film yang digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (9/2/2026), Deddy Mizwar menjelaskan filosofi di balik judul Rumah Tanpa Cahaya.
Sebagai produser, ia menekankan bahwa cahaya dalam film ini bukan sekadar elemen visual, melainkan simbol dari sosok ibu dalam keluarga.
“Jadi, ibu itu dipersonalisasikan dengan cahaya yang menyinari seluruh isi rumah,” ujar Deddy Mizwar.
Ia menuturkan, ketiadaan cahaya dalam rumah menggambarkan kekosongan emosional yang muncul ketika peran ibu tak lagi hadir.
Konflik demi konflik pun bermunculan akibat hilangnya sosok yang selama ini menjadi perekat hubungan keluarga.
“Pertengkaran di mana-mana karena tidak ada ‘cahayanya.’ Cahaya itu simbol,” lanjutnya.
Penafsiran Cahaya dari Sudut Pandang Pemeran

Para pemeran utama juga memberikan pandangan personal mengenai makna cahaya dalam film ini. Donny Damara, yang memerankan tokoh Qomar, melihat cahaya sebagai simbol kehidupan yang menggerakkan seluruh anggota keluarga.
“Ya, di judul ini cahaya kan personifikasi dari orang (Nurul). Tapi menurut saya, cahaya adalah kehidupan,” ungkap Donny Damara.
Bagi Qomar, kehilangan cahaya berarti kehilangan arah hidup yang selama ini dijalani bersama keluarga.
Sementara itu, Ira Wibowo yang berperan sebagai Nurul memaknai cahaya sebagai kehangatan emosional.
Menurutnya, kehadiran seorang ibu bukan hanya tentang fungsi, tetapi juga rasa aman dan cinta yang menyelimuti rumah.
“Aku juga mau bilang kehidupan, kehidupan atau kehangatan. Karena tanpa cahaya tidak ada kehidupan dan tidak ada kehangatan,” tutur Ira Wibowo.
Pesan Deddy Mizwar tentang Orang Tua dan Kehilangan
Deddy Mizwar mengungkapkan bahwa inti emosional Rumah Tanpa Cahaya terletak pada kesadaran yang sering datang terlambat.
Sosok ibu, menurutnya, kerap dianggap sebagai bagian yang selalu ada, hingga kehadirannya terasa biasa saja.
“Seorang ibu itu baru terasa kehadirannya setelah dia enggak ada. Waktu ada kayak biasa-biasa saja, kan? Karena dia sudah terbiasa mencintai kita,” ucap Deddy.
Di usianya yang menginjak 70 tahun, Deddy menyampaikan refleksi pribadi tentang pentingnya menghargai orang tua selama masih diberi kesempatan.
“Makanya, baik-baik kalau masih hidup ibunya, ya,” katanya.
Deretan Pemain dan Jadwal Tayang
Selain Donny Damara dan Ira Wibowo, film ini turut dibintangi oleh Lavicky Nicholas, Ridwan Ghany, dan Dea Annisa.
Dengan tema keluarga yang kuat dan pendekatan emosional yang dekat dengan realitas, Rumah Tanpa Cahaya dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 12 Februari 2026.
Jadwal tayang ini menjadi spsial karena bertepatan dengan momentum reflektif menjelang bulan Ramadan.














