Home Showbiz & Celebrity Marapthon Season 3 ‘The Last Tale’ Jadi Penutup Perjalanan Live Streaming Reza Arap Dkk
Showbiz & Celebrity

Marapthon Season 3 ‘The Last Tale’ Jadi Penutup Perjalanan Live Streaming Reza Arap Dkk

Marapthon Season 3 bertajuk The Last Tale resmi tayang di YouTube mulai 8 Februari 2026. Live streaming ekstrem ini menjadi musim terakhir setelah sukses mencatat jutaan penonton dan puncak 232 ribu concurrent viewers.

Marapthon 3 akan menjadi yang terakhir (Dok. Kumparan)

SHOWBIZLINE. com – Fenomena live streaming Marapthon kembali mencuri perhatian publik setelah memasuki musim ketiga sekaligus terakhir.

Mengusung tajuk The Last Tale, program ini bukan hanya kelanjutan dari dua musim sebelumnya, tetapi juga penutup perjalanan panjang yang dimulai sejak 2024.

Keputusan untuk mengakhiri Marapthon di puncak popularitas membuat banyak penggemar terkejut, mengingat formatnya dikenal autentik, tanpa skrip, dan penuh interaksi real time dengan penonton.

Marapthon hadir sebagai ruang digital tanpa konsep kaku. Tidak ada rundown ketat, tidak dibatasi jam tayang singkat, dan tidak terpaku pada satu jenis konten.

Semua momen dibiarkan mengalir organik, dengan penonton ikut memengaruhi arah obrolan melalui chat maupun donasi.

Hal inilah yang membuat Marapthon berbeda dari live streaming kebanyakan dan terasa personal bagi komunitasnya.

Perjalanan dari Musim Pertama hingga Kedua

Marapthon pertama kali tayang pada akhir 2024 dengan durasi ekstrem 34 hari. Empat member inti, yakni Reza Arap, Jot, Yuka, dan Garry, menjadi wajah utama program ini.

Popularitasnya kemudian meningkat di musim kedua yang berlangsung hingga Maret 2025, dengan formasi berkembang menjadi sembilan member.

Format yang lebih besar ini semakin memperkuat interaksi dan daya tarik Marapthon di kalangan penonton digital.

The Last Tale: Musim Ketiga yang Paling Panjang

Season 3 resmi dimulai pada 8 Februari 2026 melalui kanal YouTube @ybrap. Dengan durasi yang dirancang mencapai 100 hari, tayangan ini langsung diserbu ratusan ribu penonton sejak hari pertama.

Puncak jumlah penonton live streaming bahkan menembus 232.439 concurrent viewers, menjadikannya salah satu rekor tertinggi untuk format live streaming di Indonesia.

Video tayangan perdana juga mencatat jutaan penonton hanya dalam hitungan jam.

Alasan Marapthon Diakhiri

Reza Arap, salah satu penggagas utama, menjelaskan bahwa keputusan mengakhiri Marapthon berhubungan dengan perjalanan hidup masing-masing anggota.

“Alasan utamanya karena semua akan punya hidupnya masing-masing,” ucapnya.

Ia menyinggung soal usia, kesibukan, dan berkurangnya waktu untuk berkumpul bersama circle terdekat. “Mentok paling kita ketemunya pas manggung,” tambahnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa Marapthon bukan sekadar proyek konten, melainkan fase kehidupan yang ditutup dengan cara terbaik.

Formasi Tetap Solid

Meski menjadi musim terakhir, Marapthon Season 3 tetap menghadirkan formasi yang sama seperti sebelumnya. Reza Arap masih ditemani Jot, Yuka, Garry, Aloy, Tepe, Niko, Bravy, dan Ibot.

Konsistensi ini membuat chemistry antar member tetap terjaga, dengan obrolan yang mengalir natural, penuh canda, refleksi, hingga momen emosional yang menjadi daya tarik utama.

Ditutup Saat Masih Dicintai

Banyak penggemar menilai langkah Reza Arap mengakhiri Marapthon sebagai keputusan yang tepat. Program ini ditutup saat masih berada di puncak popularitas, sehingga meninggalkan kesan mendalam bagi penonton setia.

The Last Tale menjadi perpisahan emosional dengan ruang digital yang telah menemani mereka selama bertahun-tahun, sekaligus menegaskan posisi Marapthon sebagai salah satu fenomena live streaming paling berpengaruh di Indonesia.

Previously

Lukisan SBY 'Kuda Api' Terjual Rp 6,5 Miliar, Deddy Corbuzzier Kalah dari Low Tuck Kwong

Next

Oki Setiana Dewi Lanjutkan Safari Dakwah Internasional di Tengah Studi Al-Azhar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement