Home Lifestyle Hermes Jual Plester Luka Rp3,2 Juta, Produk Fashion yang Bikin Heboh
Lifestyle

Hermes Jual Plester Luka Rp3,2 Juta, Produk Fashion yang Bikin Heboh

Hermes merilis plester luka seharga Rp3,2 juta dalam lini Petit h. Simak detail produk, keistimewaan material, serta reaksi publik terhadap inovasi unik rumah mode asal Prancis ini.

Plester Hermes (Dok. Hermes)

SHOWBIZLINE – Rumah mode Hermes kembali mencuri perhatian publik, bukan lewat tas Birkin atau sepatu mewah yang selama ini menjadi ikon mereka, melainkan melalui produk yang jauh lebih sederhana, plester luka.

Produk ini resmi diperkenalkan lewat situs resmi Hermes dengan nama Band-Aid accessory dan langsung menimbulkan perbincangan hangat di dunia fashion.

Harga yang ditawarkan pun fantastis, yakni sekitar Rp 3,2 juta atau £145, membuat banyak orang penasaran apa yang membuat plester ini begitu istimewa.

Hermes memang dikenal sebagai label asal Prancis yang kerap menghadirkan inovasi unik di luar ekspektasi.

Kali ini, mereka memasukkan plester luka ke dalam lini Petit h, sebuah koleksi kreatif yang memanfaatkan material sisa berkualitas tinggi untuk menghasilkan produk baru dengan konsep keberlanjutan.

Langkah ini menunjukkan bahwa Hermes tidak hanya menjual kemewahan, tetapi juga menghadirkan nilai artistik dan eksklusivitas pada benda sehari-hari.

Keistimewaan Plester Hermes

Plester Hermes bukanlah plester sekali pakai biasa. Produk ini hadir dalam satu set berisi tiga plester yang dapat dilepas dan digunakan kembali.
Plester Hermes (Dok. Hermes)

Plester Hermes bukanlah plester sekali pakai biasa. Produk ini hadir dalam satu set berisi tiga plester yang dapat dilepas dan digunakan kembali.

Material yang digunakan adalah lambskin atau kulit domba premium, sehingga memberikan tekstur lembut sekaligus tampilan elegan.

Desainnya tetap mempertahankan bentuk plester klasik, lengkap dengan detail lubang kecil di bagian ujung serta logo khas “h” Hermes di bagian tengah.

Setiap plester diproduksi di Prancis dengan ukuran sekitar 9,9 x 2,4 sentimeter, sementara warna diberikan secara acak.

Lini Petit h dan Konsep Keberlanjutan

Produk ini masuk dalam lini Petit h, yang dikenal sebagai wadah eksplorasi kreatif Hermes. Lini tersebut memanfaatkan material sisa dari produksi utama, seperti kulit dan kain, untuk diolah kembali menjadi barang unik.

Dengan cara ini, Hermes tidak hanya menekankan eksklusivitas, tetapi juga mengusung konsep keberlanjutan yang semakin relevan di industri fashion modern.

Kehadiran plester luka seharga Rp 3,2 juta ini menjadi simbol bagaimana barang sederhana bisa diubah menjadi karya seni bernilai tinggi.

Reaksi Publik dan Tren Fashion

Publik tentu terkejut dengan harga plester yang setara dengan barang mewah lain. Namun, fenomena ini bukan hal baru di dunia fashion, di mana benda sehari-hari sering kali diangkat menjadi produk eksklusif.

Hermes sendiri menegaskan bahwa produk ini bukan sekadar plester, melainkan aksesori yang mencerminkan gaya hidup dan identitas brand.

Kehadiran Band-Aid accessory juga memperlihatkan bagaimana tren fashion kini semakin berani menembus batas antara kebutuhan praktis dan simbol status.

Previously

Angelina Jolie Ungkap Bekas Luka Mastektomi, Simbol Solidaritas dan Kesadaran Kesehatan

Next

Dari Jurnalis ke Musik: Wawan Woker Rilis 8 Single, Manfaatkan AI, dan Siapkan Adaptasi Film

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement