Oki Setiana Dewi Lanjutkan Safari Dakwah Internasional di Tengah Studi Al-Azhar
Oki Setiana Dewi, aktris sekaligus pendakwah, aktif melakukan safari dakwah ke Inggris, Malaysia, dan Singapura di sela kuliahnya di Universitas Al-Azhar, Kairo. Ia juga tetap mengajar di Indonesia secara daring dan produktif menulis buku.
SHOWBIZLINE.com – Aktris sekaligus pendakwah Oki Setiana Dewi terus menunjukkan konsistensinya dalam berdakwah meski tengah menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Di sela libur kuliah, ia memanfaatkan waktunya untuk melakukan safari dakwah ke berbagai negara, termasuk Inggris, Malaysia, dan Singapura.
Kehadirannya di sejumlah kampus dan pusat Islam internasional disambut hangat oleh ribuan jemaah.
Melalui akun Instagram pribadinya, Oki menuliskan bahwa liburan musim dingin selama dua minggu ia gunakan untuk safari dakwah ke Inggris sekaligus melihat beberapa kampus.
Kakak dari Ria Ricis ini tampil memberikan ceramah di Indonesia Islamic Center London, Southampton University, dan Edinburgh University.
Dakwah di Inggris dan Program English for Ulama

Safari dakwah Oki ke Inggris bukan kali pertama. Pada 2023, ia pernah terlibat dalam program English for Ulama, sebuah inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan British Council dan Minhaj Welfare Foundation.
Program tersebut bertujuan memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan damai kepada publik Inggris.
Dalam kesempatan itu, Oki juga berdialog lintas agama di Gedung Parlemen Inggris bersama anggota parlemen Fiona Bruce.
Lanjut ke Malaysia dan Singapura

Setelah dari Eropa, Oki melanjutkan safari dakwah ke Malaysia dan Singapura. Ribuan jemaah hadir dalam ceramahnya, banyak di antaranya meneteskan air mata karena penyampaian yang menyentuh hati.
Di Malaysia, Oki juga dipercaya menjadi juri dalam ajang pemilihan dai di salah satu televisi lokal bertajuk Mualim Muda.
Meski tinggal di luar negeri, aktivitas Oki di Indonesia tetap berjalan. Sejak September 2025, ia menjadi dosen tetap pascasarjana manajemen pendidikan Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta dan mengajar secara daring.
“Saya minta maaf belum bisa memenuhi semua undangan dikarenakan saya ingin selalu hadir dalam setiap perkuliahan saya,” ujarnya.
Kembali ke Mesir dan Produktif Menulis
Setelah safari dakwah, Oki kembali ke Mesir untuk melanjutkan kuliahnya di jurusan Ushuludin. Ia juga mengelola pesantren tahfidz Maskanul Huffadz yang berdiri sejak 2016 di Indonesia dan kini memiliki cabang di Mesir.
Selain itu, Oki dikenal produktif menulis buku, di antaranya Melukis Pelangi, Sejuta Pelangi, dan Cahaya di Atas Cahaya.
Saat ini ia tengah menyiapkan karya baru berjudul Menjadi Tenang. “Kehidupan di Mesir yang tak sesibuk saat berada di Indonesia membuat saya mulai produktif kembali menulis buku,” ungkapnya.
Menurut Oki, pengalaman belajar Islam di Timur dan Barat memperkaya wawasan keislamannya sekaligus memperkuat kemampuan beradaptasi di era globalisasi.
Kombinasi tersebut menjadi bekal penting dalam dakwahnya yang menjangkau berbagai negara.














