Rachel Amanda Gagal S2 ke Belanda Bukan Karena Tes Jelek
Rachel Amanda gagal melanjutkan studi S2 ke Belanda bukan karena tes jelek, melainkan karena belum mendapat restu penuh dari sang ibu. Kisahnya viral dan menyentuh banyak hati.
Showbizline – Aktris Rachel Amanda membagikan kisah personal yang menyentuh tentang kegagalannya melanjutkan studi S2 ke Belanda.
Dalam wawancaranya di kanal YouTube Daniel Mananta, Rachel mengungkap bahwa alasan utama kegagalannya bukan semata karena hasil tes yang buruk, melainkan karena belum mendapat restu penuh dari sang ibu.
Cerita Kegagalan
Awalnya, Rachel mengira kegagalannya disebabkan oleh nilai tes yang tidak memadai.
“Kalau mau ngomong logika, gue failed (kuliah di Belanda) karena tes gue jelek. Pulang nangis-nangis, ‘Wah, gue gagal,’ dan sebagainya,” kenang Rachel Amanda.
Namun, perspektif itu berubah ketika ia berbincang dengan seorang kerabat keluarga yang memiliki kepekaan spiritual.
Sosok tersebut menyampaikan bahwa kegagalan Rachel bukan hanya soal logika, melainkan karena sang ibu belum sepenuhnya rida anaknya pergi jauh.
“Itu ketika aku ngobrol sama kerabat keluarga kita itu, dia bilang, ‘Manda mikirnya karena Manda tesnya jelek kan?’ Ya, ‘Of course,’” ujar Rachel.
“Tapi sebenarnya, ‘Karena mama belum rida kamu jauh,’” lanjutnya.
Sempat Tak Percaya

Rachel Amanda mengaku sempat tidak percaya dengan penjelasan tersebut. Ia merasa bahwa orang tua pasti ingin anaknya sukses dalam pendidikan. Namun, kerabatnya memberikan satu kalimat kunci yang mengubah pandangannya:
“Izin sama rida tuh beda sih soalnya,” kata Rachel menirukan ucapan kerabatnya.
Konteksnya, Rachel baru saja menikah dan hanya berselang tiga bulan sebelum rencana keberangkatannya ke Belanda.
Sang ibu disebut belum sepenuhnya siap menerima kenyataan bahwa anaknya akan tinggal jauh di negeri orang.
“Habis nikah, harus berangkat ke Belanda cuma selang tiga bulan. Jadi kayaknya dia belum selesai dengan adaptasi bahwa anak gue tuh udah enggak di rumah lagi,” tuturnya.
Lakukan Konfirmasi Langsung

Setelah mengonfirmasi langsung kepada sang ibu, Rachel menyadari bahwa restu belum sepenuhnya diberikan. Ia pun memutuskan untuk lebih meluangkan waktu bersama keluarga dan menunda rencana studinya.
Kisah ini menjadi refleksi mendalam tentang pentingnya restu orang tua dalam setiap langkah besar kehidupan.
Rachel Amanda, yang dikenal lewat film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya soal nilai dan usaha, tapi juga soal keharmonisan batin dan spiritualitas keluarga.















