Home Showbiz & Celebrity Nirina Zubir di Film Tinggal Meninggal, Perankan Ibu Toxic yang Jadi Cermin Emosional
Showbiz & Celebrity

Nirina Zubir di Film Tinggal Meninggal, Perankan Ibu Toxic yang Jadi Cermin Emosional

Nirina Zubir memerankan Mama Gema dalam film Tinggal Meninggal, sosok ibu toxic yang menjadi refleksi emosional lintas generasi. Film ini menyentuh isu relasi orang tua-anak dan kesehatan mental.

Nirina Zubir jadi ibu toxic di film Tinggal Meninggal (Instagram/nirinazubir_)

Showbizline – Aktris senior Nirina Zubir kembali menunjukkan kualitas aktingnya lewat film Tinggal Meninggal, sebuah dark comedy garapan Kristo Immanuel yang menyentuh isu relasi antar generasi.

Dalam film ini, Nirina memerankan karakter Mama Gema, seorang ibu yang kehilangan arah setelah ditinggal suaminya, dan tanpa sadar menjadi sosok toxic bagi anaknya.

Transformasi Karakter, Dari Ekstrover ke Pendengar

Beradu akting dengan para pemain Gen Z seperti Omara Esteghlal dan Mawar de Jongh, Nirina mengaku mengalami perubahan besar dalam dirinya.

Ia yang dikenal sebagai pribadi ekstrover justru merasa lebih banyak menyerap informasi dan menjadi pendengar selama proses syuting.

“Aku tuh orangnya ekstrover parah… Tapi kali ini bukan Nirina yang ekstrover, tapi menyerap informasi,” ujar Nirina dalam podcast bersama Maia Estianty.

Pengalaman ini membuat Nirina merasa seperti berada di tengah generasi yang berbeda, dan ia pun belajar banyak dari interaksi tersebut.

Peran sebagai Mama Gema, Ibu yang Kehilangan Arah

Mama Gema adalah sosok ibu yang menikah muda dan terlalu bergantung pada suaminya. Ketika sang suami meninggal, hidupnya kehilangan arah.
Nirina Zubir jadi ibu toxic di film Tinggal Meninggal (Instagram/nirinazubir_)

Mama Gema adalah sosok ibu yang menikah muda dan terlalu bergantung pada suaminya. Ketika sang suami meninggal, hidupnya kehilangan arah.

Ia mencoba mencari kebahagiaan dengan cara yang dangkal—bergaul, arisan, pacaran—namun justru menjauhkan diri dari anaknya, Gema.

“Mama Gema ini toxic mother, tapi di satu sisi tidak sadar kalau dia toxic,” ungkap Nirina.

Karakter ini menjadi tantangan tersendiri bagi Nirina karena sangat berbeda dari dirinya di kehidupan nyata. Ia bahkan menyebut peran ini sebagai cermin yang membuatnya berefleksi sebagai seorang ibu.

“Anak gue itu dua tahun lagi mau kuliah… Gue sudah cukup belum ya memberi dia modal untuk hidup ke depannya?” kata Nirina dalam wawancara dengan Tempo.

Film yang Menyentuh Lintas Generasi

Tinggal Meninggal bukan hanya film komedi absurd, tetapi juga menyimpan pesan mendalam tentang kesehatan mental, pola asuh, dan pentingnya kehadiran emosional orang tua.
Nirina Zubir jadi ibu toxic di film Tinggal Meninggal (Instagram/nirinazubir_)

Tinggal Meninggal bukan hanya film komedi absurd, tetapi juga menyimpan pesan mendalam tentang kesehatan mental, pola asuh, dan pentingnya kehadiran emosional orang tua.

Film ini mengajak penonton dari berbagai generasi untuk berkaca: apakah kita turut membentuk generasi muda seperti sekarang?

“Semoga dengan orang-orang yang menonton juga, ini bisa buat lintas generasi… Bisa jadi generasi berikutnya ada andil kita,” ucap Nirina.

Film ini juga menjadi debut Kristo Immanuel sebagai sutradara panjang, dan mendapat sambutan hangat dalam press screening karena keberanian mengangkat tema sensitif dengan pendekatan komedi getir.

Previously

Dukung Gaya Hidup Modern, Xiaomi Hadirkan Revolusi Mencuci dengan Mijia Front Load Washer Dryer

Next

Ivan Gunawan Rilis Nusanova, Busana Mewah Bernuansa Wastra Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement