Tabi Nails, Tren Nail Art Terbaru yang Terinspirasi dari Sepatu Ikonik Jepang
Tabi nails menjadi tren nail art terbaru yang unik dan edgy, terinspirasi dari desain sepatu Tabi Jepang. Cocok untuk pecinta fashion yang ingin tampil beda dan ekspresif.
Showbizline – Dunia kecantikan kembali menghadirkan inovasi tak terduga lewat tren nail art terbaru yang dikenal sebagai Tabi nails.
Terinspirasi dari sepatu Tabi yang memiliki bentuk khas dengan belahan di bagian depan, desain kuku ini menawarkan tampilan yang unik dan edgy.
Sepatu Tabi sendiri berasal dari Jepang dan pertama kali muncul pada abad ke-15 sebagai kaus kaki tradisional yang digunakan bersama sandal thong.
Dalam perkembangannya, desain tersebut diadaptasi ke dunia fashion modern, terutama oleh rumah mode Maison Margiela, dan kini menjelma menjadi inspirasi dalam dunia nail art.
Tabi nails memiliki ciri khas berupa belahan kecil di ujung kuku yang menyerupai bentuk split-toe pada sepatu Tabi.
Gaya ini cocok bagi mereka yang gemar bereksperimen dengan tampilan kuku serta menyukai referensi fashion yang tidak biasa.
Desainnya yang mencolok dan artistik membuat Tabi nails menjadi pernyataan gaya yang kuat, sekaligus bentuk ekspresi diri yang berani.
Tren ini mulai viral di TikTok dan Instagram, dengan berbagai nail artist membagikan kreasi Tabi nails yang semakin beragam dan kreatif.
Sejarah dan Filosofi di Balik Tabi Nails
Tabi nails bukan sekadar tren visual, tetapi juga membawa filosofi desain yang kaya. Sepatu Tabi awalnya digunakan oleh masyarakat Jepang sebagai pelindung kaki yang fleksibel dan fungsional.
Bentuk belahan di bagian depan memungkinkan gerakan yang lebih bebas, dan desain ini kemudian diadopsi oleh Maison Margiela pada akhir 1980-an sebagai simbol fashion yang kontroversial.
Dari sepatu ke kuku, Tabi nails mempertahankan elemen split-toe sebagai bentuk artistik yang memicu perdebatan: ada yang menganggapnya inovatif, ada pula yang merasa tampilannya terlalu ekstrem.
Namun, justru karena kontroversi itulah Tabi nails menjadi tren yang menarik perhatian dan terus berkembang di kalangan fashion-forward.
Teknik dan Variasi Desain Tabi Nails
Proses pembuatan Tabi nails cukup fleksibel dan bisa disesuaikan dengan preferensi pribadi. Biasanya, kuku diberi dasar warna natural untuk menonjolkan bentuk belahan, lalu ditambahkan garis pemisah atau potongan khas Tabi di ujung kuku.
Beberapa desain menyerupai French tip dengan sentuhan minimalis, sementara yang lain memilih warna kontras atau elemen 3D untuk tampilan yang lebih dramatis.
Bentuk kuku yang paling ideal untuk Tabi nails adalah oval atau bulat dengan panjang sedang, agar detail belahan terlihat jelas dan estetik. Pada kuku yang terlalu pendek, efek visualnya cenderung kurang maksimal.
Tabi Nails sebagai Pernyataan Gaya dan Identitas
Lebih dari sekadar tren kecantikan, Tabi nails menjadi medium ekspresi diri yang kuat. Desainnya yang tidak konvensional mencerminkan keberanian untuk tampil beda dan menolak standar kecantikan yang seragam.
Di media sosial, Tabi nails sering dikaitkan dengan gaya avant-garde dan estetika edgy yang digemari oleh generasi muda. Nail artist dari berbagai negara mulai bereksperimen dengan versi mereka sendiri, mulai dari tampilan glossy, matte, hingga metallic.
Bahkan beberapa desain menyisipkan aksesori kecil di belahan kuku untuk menambah kesan playful dan personal.
Dengan popularitas yang terus meningkat, Tabi nails diprediksi akan menjadi salah satu tren nail art paling ikonik di tahun 2025.



















