6 Lokasi Terburuk Meletakkan Router WiFi di Rumah, Bisa Sebabkan Zona Mati
Penempatan router WiFi sangat memengaruhi kekuatan sinyal internet di rumah. Hindari enam area ini agar koneksi tetap stabil dan bebas gangguan.
Showbizline – Di era digital yang serba cepat, koneksi WiFi yang stabil menjadi kebutuhan utama di rumah, baik untuk bekerja, belajar, hingga menikmati hiburan streaming.
Namun, banyak pengguna yang tanpa sadar menempatkan router WiFi di lokasi yang justru menghambat performanya.
Penempatan yang kurang tepat dapat menyebabkan sinyal lemah, kecepatan internet menurun, bahkan menciptakan zona mati di beberapa sudut rumah.
Menurut para ahli yang dikutip oleh Homes and Gardens, posisi router sangat menentukan jangkauan dan kekuatan sinyal.
Meletakkannya di area yang terhalang benda padat atau jauh dari titik sentral rumah bisa mengurangi efektivitasnya secara signifikan.
Dengan memahami lokasi-lokasi yang sebaiknya dihindari, pengguna dapat mengoptimalkan koneksi internet dan memastikan semua perangkat mendapatkan sinyal yang kuat dan konsisten.
Di Dalam Lemari atau Belakang Furnitur Besar
Menempatkan router di dalam lemari atau di balik furnitur seperti rak buku dan sofa besar dapat menghambat penyebaran sinyal.
Material padat seperti kayu dan logam mampu menyerap gelombang radio yang dipancarkan router, sehingga sinyal tidak bisa menjangkau area lain dengan optimal.
Router sebaiknya diletakkan di ruang terbuka agar sinyal dapat menyebar secara merata ke seluruh ruangan.
Dekat Peralatan Elektronik dan Dapur
Area dapur dan ruang dengan banyak perangkat elektronik bukan tempat ideal untuk router. Microwave, kulkas, dan oven memiliki medan elektromagnetik yang bisa mengganggu sinyal WiFi.
Selain itu, logam yang terdapat pada peralatan dapur juga dapat memantulkan sinyal dan menciptakan interferensi.
Menurut sumber, sinyal WiFi bisa terganggu oleh barang rumah tangga tertentu, sehingga penting untuk menjauhkan router dari sumber gangguan tersebut.
Sudut Rumah atau Lantai Bawah
Meletakkan router di sudut rumah atau di lantai bawah jika rumah bertingkat dapat membatasi jangkauan sinyal.
Router bekerja dengan menyebarkan sinyal ke segala arah, sehingga posisi di sudut akan membuat sebagian sinyal terbuang ke arah luar rumah.
Idealnya, router ditempatkan di titik tengah rumah dan pada ketinggian yang cukup agar sinyal dapat menjangkau setiap sudut secara efisien.
Dekat Jendela atau Dinding Eksterior
Menempatkan router terlalu dekat dengan jendela atau dinding luar rumah bisa menyebabkan sinyal bocor ke luar dan tidak maksimal di dalam ruangan.
Gelombang radio yang dipancarkan router akan lebih banyak tersebar ke luar, sehingga perangkat di dalam rumah justru mendapatkan sinyal yang lebih lemah.
Untuk menghindari pemborosan sinyal, sebaiknya router diletakkan jauh dari batas fisik rumah.
Di Lantai atau Permukaan Rendah
Router yang diletakkan langsung di lantai atau permukaan rendah akan kesulitan menyebarkan sinyal ke area atas rumah.
Sinyal WiFi cenderung menyebar ke arah horizontal dan sedikit ke atas, sehingga posisi rendah akan membuat sinyal terhambat oleh furnitur dan struktur bangunan.
Meletakkan router di atas meja atau rak dengan tinggi sedang bisa membantu meningkatkan jangkauan sinyal.
Dekat Cermin atau Akuarium
Cermin dan akuarium merupakan dua benda yang sering tidak disadari dapat mengganggu sinyal WiFi.
Cermin memantulkan gelombang radio dan menciptakan interferensi, sementara air dalam akuarium menyerap sinyal dan mengurangi kekuatannya.
Hindari meletakkan router di dekat benda-benda ini agar koneksi tetap stabil dan tidak terganggu oleh hambatan fisik yang tidak terlihat.



















