Profil Yesaya Abraham, Aktor Muda yang Makin Bersinar Lewat Sinetron Beri Cinta Waktu
Profil Yesaya Abraham, aktor muda yang bersinar lewat sinetron Beri Cinta Waktu. Simak perjalanan karier, tantangan akting, dan daya tarik personalnya yang membuat publik terpikat.
SHOWBIZLINE – Nama Yesaya Abraham semakin mencuri perhatian publik berkat perannya sebagai Tria dalam sinetron Beri Cinta Waktu yang tayang di SCTV.
Aktor muda ini berhasil membangun chemistry kuat bersama Rayn Wijaya dan Adhisty Zara, menjadikan sinetron tersebut salah satu tayangan yang paling banyak dibicarakan di media sosial.
Tak hanya karena aktingnya yang natural dan emosional, Yesaya juga dikenal memiliki kepribadian yang hangat dan profesional di balik layar.
Popularitas Yesaya bukanlah hasil instan. Ia telah meniti karier sejak usia belia dan dikenal lewat berbagai serial web populer seperti Antares dan Mozachiko.
Wajahnya yang mirip dengan Devano Danendra sempat menjadi bahan perbincangan warganet, bahkan memicu pencarian informasi tentang latar belakang keluarganya.
Meski bukan saudara kandung Devano, kemiripan mereka menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat eksistensi Yesaya di dunia hiburan.
Perjalanan Karier dan Transformasi Akting

Yesaya Abraham memulai debutnya di dunia hiburan sebagai model dan aktor remaja. Ia kemudian merambah ke dunia digital melalui serial web yang menyasar penonton Gen Z.
Perannya dalam Antares dan Mozachiko memperkenalkan Yesaya sebagai aktor dengan daya tarik visual sekaligus kemampuan akting yang menjanjikan.
Ia dikenal mampu membawakan karakter dengan nuansa emosional yang kuat, membuat penonton mudah terhubung dengan cerita yang ia bawakan.
Dalam sinetron Beri Cinta Waktu, Yesaya memerankan karakter Tria, seorang CEO muda yang harus cepat dewasa setelah mengalami insiden besar.
Ia mengaku bahwa karakter Tria awalnya digambarkan cukup “tengil”, namun kemudian disesuaikan menjadi lebih ringan dan relatable.
“Meskipun awalnya Tria digambarkan sedikit ‘tengil’, karakter itu kemudian disesuaikan menjadi lebih ringan dan tidak seserius itu,” ujar Yesaya dalam wawancara daring bersama media.
Tantangan Akting dan Komitmen Profesional

Selama proses syuting Beri Cinta Waktu, Yesaya menghadapi berbagai tantangan, termasuk adegan perkelahian yang harus dilakukan mendadak tanpa koreografi.
Ia menyebut adegan tersebut sebagai salah satu yang paling sulit karena membutuhkan kesiapan fisik dan emosi secara spontan.
Sebaliknya, adegan bersama Rayn Wijaya dan Zara berjalan lebih lancar berkat chemistry yang sudah terbangun sejak awal produksi.
Di balik layar, Yesaya dikenal sebagai aktor yang disiplin dan mudah beradaptasi. Ia tidak hanya fokus pada performa akting, tetapi juga aktif membangun hubungan profesional dengan kru dan sesama pemain.
Sikapnya yang rendah hati dan terbuka terhadap kritik menjadikannya salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di industri hiburan Indonesia.
Dengan dukungan penggemar dan rekam jejak yang terus berkembang, Yesaya Abraham diprediksi akan menjadi salah satu aktor utama generasi baru yang membawa warna segar dalam dunia sinetron dan film tanah air.















