Cerita Adegan Telanjang Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benidictus Siregar di Film Pesugihan Sate Gagak
Cerita di balik adegan telanjang Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benidictus Siregar dalam film Pesugihan Sate Gagak mengungkap tantangan dan profesionalisme mereka menjalani peran. Simak pengalaman unik para aktor dalam menghidupkan film komedi horor ini.
SHOWBIZLINE – Adegan tanpa busana yang muncul dalam film Pesugihan Sate Gagak menjadi salah satu tantangan terbesar bagi para pemeran utamanya, yakni Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benidictus Siregar.
Meski film ini mengusung genre komedi horor yang ringan, ketiga aktor tersebut menunjukkan profesionalisme tinggi dengan berani melakukan adegan telanjang demi kebutuhan cerita.
Proses tersebut tentu tidak mudah, apalagi bagi sebagian dari mereka yang belum terbiasa tampil di depan kamera tanpa mengenakan busana.
Kendati dihadapkan pada kondisi yang menuntut keberanian ekstra, para aktor ini menjalani setiap momen dengan kesadaran artistik yang kuat serta menjaga batas profesionalisme selama pengambilan gambar.
Beragam pengalaman unik dan pergulatan batin selama pengerjaan adegan ini pun mereka bagikan, memperlihatkan sisi lain dari perjuangan mereka dalam menghidupkan karakter di Pesugihan Sate Gagak.
Yono Bakrie: Profesionalisme Sejak Awal Tanpa Banyak Berpikir

Yono Bakrie sudah mengetahui eksistensi adegan telanjang sejak awal proses produksi. Ia memilih untuk menerima tantangan tersebut dengan sikap profesional tanpa banyak pertimbangan.
“Karena dari awal, dari awal telanjang, oke. Memang tubuhku harus dilihat orang. Dari awal, terus dari latihan itu ada adegan-adegan gitu telanjang, oke,” ujarnya dengan tawa santai.
Meskipun sempat merasa canggung di awal, Yono memutuskan untuk total menjalani adegan tersebut demi kelancaran cerita dan kualitas film. Ia menambahkan bahwa kesadaran akan profesionalisme selama syuting sangat membantu dirinya.
“Totalitas emang, cuman masalahnya pas di lokasi, itu kan kalau enggak take, temen-temen dikasih kayak handuk mandi (bathrobe) itu loh. Si ini pakai, ini pakai, saya doang enggak pakai,” ceritanya dalam canda.
Keberanian Yono terlihat makin kuat seiring berjalannya produksi. “Ya karena enggak ada pilihan. Kayaknya take pertama itu masih canggung, di lokasi kedua udah enggak peduli juga,” lanjutnya sambil tertawa.
Ardit Erwandha: Pergulatan Batin hingga Berani Tampil Total

Berbeda dengan Yono, Ardit Erwandha mengaku sempat mengalami pergulatan batin sebelum menerima adegan telanjang.
Aktor yang berusia 34 tahun ini mengaku awalnya menolak peran yang menuntut tampil tanpa busana karena belum pernah melakukannya sebelumnya.
Ia mengatakan, “Ya awalnya jijik ya, kenapa harus. Pas dikasih tahu oh demi kebutuhan gambar, ya perlahan sih. Pakai baju mandi awalnya pas reading, karena masih jijik.”
Namun, setelah melalui proses reading dan latihan yang intens selama beberapa hari, Ardit mulai menerima tantangan itu dan berani tampil total di depan kamera.
Ia mampu memahami bahwa adegan tersebut bukan sekadar tantangan fisik, tetapi bagian penting dalam membentuk karakter serta alur cerita film.
“Awalnya pakai baju mandi pas take lokasi pertama. Pas lokasi kedua, udah lepas gitu aja,” imbuhnya.
Benidictus Siregar dan Tantangan Serupa

Walaupun belum mengungkap detail sebanyak Yono dan Ardit, Benidictus Siregar sebagai bagian dari Trio Gagak juga menampilkan keberanian yang sepadan dalam menjalani adegan tanpa busana.
Sinergi ketiganya dalam menghadapi tantangan besar ini turut menguatkan dinamika film dan menghasilkan kombinasi komedi dan drama yang menghibur sekaligus menyentuh.
Selain ketiga komika utama Ardit Erwandha (Anto), Yono Bakrie (Dimas), dan Benidictus Siregar (Indra) yang disebut Trio Gagak, film ini juga didukung oleh aktor dan aktris ternama.
Seperti Yoriko Angeline (Andini), Nunung, Arief Didu, Firza Valaza, serta Arif Alfiansyah, Ence Bagus, Niniek Arum, Akbar Kobar, dan Ciaxmen yang ikut meramaikan cerita.
Chemistry Trio Gagak sebagai sahabat yang kompak dan dinamis menjadi kekuatan utama film yang makin hidup berkat akting mereka yang kuat, termasuk saat adegan-adegan penuh tantangan dan humor.















