HyunA Pingsan di Panggung WATERBOMB MACAU 2025, Sampaikan Permintaan Maaf ke Penggemar
HyunA pingsan saat tampil di WATERBOMB MACAU 2025, memicu kepanikan penonton. Ia sampaikan permintaan maaf dan janji menjaga kesehatan lewat Instagram. Dugaan diet ekstrem jadi sorotan.
SHOWBIZLINE – Insiden mengejutkan terjadi di panggung WATERBOMB MACAU 2025 pada 9 November lalu ketika penyanyi solo Korea Selatan, HyunA, tiba-tiba jatuh pingsan saat membawakan lagu hit-nya “Bubble Pop!”.
Momen dramatis tersebut terjadi di hadapan ribuan penonton yang langsung menjerit panik melihat sang idola tak sadarkan diri.
Para penari latar yang mendampingi HyunA di atas panggung segera memberikan pertolongan, sementara seorang petugas keamanan menggendongnya ke belakang panggung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Video insiden tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial, memicu kekhawatiran dari penggemar di seluruh dunia.
Dalam rekaman yang beredar, tubuh HyunA tampak lemas dan tidak bergerak, membuat suasana konser berubah menjadi penuh kecemasan.
Kolom komentar di akun Instagram-nya pun dibanjiri doa dan dukungan dari para fans yang berharap sang idola segera pulih dan kembali tampil dengan sehat.
Dugaan Diet Ketat Jadi Pemicu Kondisi Fisik Menurun

Kekhawatiran publik semakin meningkat setelah mengingat bahwa HyunA baru-baru ini mengungkap sedang menjalani diet ketat. Pada 3 Oktober 2025, ia sempat membagikan kabar mengenai program diet yang dijalaninya.
Beberapa hari sebelum insiden, tepatnya pada 5 November, HyunA mengunggah foto timbangan yang menunjukkan berat badannya mencapai 49,88 kg, menandakan penurunan sekitar 10 kg dalam waktu singkat.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari agensi mengenai penyebab pingsannya, banyak penggemar menduga bahwa kondisi fisik HyunA menurun akibat pola diet ekstrem yang dijalani.
HyunA memang dikenal sebagai artis yang sangat menjaga penampilan dan stamina di atas panggung.
Namun, tekanan industri hiburan Korea yang menuntut standar kecantikan dan kebugaran tinggi sering kali membuat para idol menjalani rutinitas diet yang ketat.
Fenomena ini bukan hal baru di dunia K-pop, dan telah menjadi sorotan berbagai media internasional terkait dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental para artis.
HyunA Muncul di Instagram, Sampaikan Permintaan Maaf dan Terima Kasih

Beberapa jam setelah insiden di WATERBOMB MACAU, HyunA akhirnya muncul kembali melalui unggahan Instagram berlatar hitam yang berisi pesan emosional kepada para penggemar.
“Aku tidak terlalu ingat apa yang terjadi, tapi sekarang aku baik-baik saja,” tulisnya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada fans di Macau yang telah meluangkan waktu dan membeli tiket untuk menyaksikan penampilannya.
“Aku sangat menyesal telah mengecewakan kalian,” lanjut HyunA dalam unggahan tersebut.
Dalam pesan yang sama, HyunA berjanji akan lebih menjaga kesehatannya dan bertekad menjadi lebih kuat ke depannya.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua penggemar yang telah mencintainya sejak awal karier.
“Terima kasih telah mencintaiku meski aku belum sempurna,” tuturnya.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar positif dan doa dari penggemar yang berharap HyunA segera pulih dan kembali tampil dengan semangat.
Dukungan Penuh Fans
Respons dari penggemar terhadap insiden ini sangat besar. Banyak yang mengingatkan HyunA untuk tidak memaksakan diri dan lebih memprioritaskan kesehatan.
Beberapa komunitas penggemar bahkan menggalang dukungan melalui tagar #GetWellSoonHyunA yang sempat trending di Twitter.
Di sisi lain, media Korea mulai menyoroti kembali isu kesehatan mental dan fisik para idol, terutama yang berkaitan dengan tekanan industri dan standar kecantikan yang tidak realistis.
Agensi HyunA belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut, namun sejumlah media lokal menyebut bahwa sang artis telah mendapatkan perawatan dan kini dalam kondisi stabil.
HyunA sendiri dikenal sebagai sosok yang terbuka terhadap penggemar, dan insiden ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap panggung, para artis juga manusia yang rentan terhadap tekanan dan kelelahan.















