Home Beauty & Wellness 7 Makanan yang Disebut Bisa Bikin Aroma Tubuh Tak Sedap
Beauty & Wellness

7 Makanan yang Disebut Bisa Bikin Aroma Tubuh Tak Sedap

Beberapa makanan ternyata dapat memengaruhi aroma tubuh, mulai dari sayuran cruciferous hingga kopi. Simak penjelasan lengkap tentang 7 makanan yang disebut bisa membuat bau tubuh kurang sedap dan bagaimana dampaknya bagi kesehatan.

Makanan yang disebut bisa membuat bau badan (Istimewa)

SHOWBIZLINEAroma tubuh bukan hanya dipengaruhi oleh kebersihan, tetapi juga oleh apa yang kita konsumsi setiap hari.

Penelitian menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat berinteraksi dengan bakteri usus maupun kulit, menghasilkan senyawa yang memengaruhi bau napas, keringat, hingga aroma alami tubuh.

Hal ini membuat sebagian orang lebih rentan mengalami bau badan setelah mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Menurut ahli gizi, kandungan sulfur, protein hewani, hingga zat kimia yang dilepaskan saat metabolisme dapat menjadi faktor utama penyebab aroma tubuh tak sedap.

Meski tidak berbahaya, efek ini bisa mengganggu rasa percaya diri. Berikut adalah tujuh makanan yang disebut paling berpengaruh terhadap aroma tubuh.

Sayuran Cruciferous

Brokoli, kubis, kembang kol, dan brussel sprouts termasuk dalam kelompok sayuran cruciferous. Sayuran ini kaya akan senyawa sulfur yang, ketika dicerna, menghasilkan aroma tajam.

Kandungan sulfur memang bermanfaat bagi kesehatan, tetapi efek sampingnya adalah bau napas dan keringat yang lebih menyengat.

Bawang Putih dan Bawang-Bawangan

Bawang putih dikenal dapat membuat napas berbau, namun penelitian menunjukkan bahwa aroma keringat pria yang mengonsumsi bawang putih justru bisa lebih menarik bagi perempuan.

Kandungan antioksidan dan antimikroba alami bawang membuat keringat beraroma lebih “bersih,” meski tetap meninggalkan bau khas yang kuat.

Asparagus

Asparagus mengandung asam asparagusic, senyawa sulfur yang mudah menguap. Efeknya bisa mengubah aroma urine dan keringat hingga beberapa jam setelah dikonsumsi.

Menariknya, tidak semua orang bisa mendeteksi bau khas asparagus karena faktor genetik memengaruhi sensitivitas penciuman.

Pola Makan Tinggi Karbohidrat

Penelitian di Australia menunjukkan bahwa pria yang banyak mengonsumsi buah dan sayur memiliki aroma keringat lebih menyenangkan, digambarkan seperti floral dan fruity.

Sebaliknya, pola makan tinggi karbohidrat justru membuat aroma keringat lebih berat dan kurang sedap. Hal ini menegaskan pentingnya keseimbangan nutrisi dalam menjaga aroma tubuh.

Daging dan Ikan

Protein hewani dari daging dan ikan dapat menghasilkan bau khas karena proses pemecahan protein berinteraksi dengan bakteri kulit.

Beberapa jenis ikan juga mengandung trimetilamina, senyawa berbau tajam yang bisa memicu kondisi fish odor syndrome pada sebagian orang.

Studi bahkan menemukan bahwa pria yang berhenti makan daging selama dua minggu memiliki aroma tubuh lebih lembut.

Alkohol

Saat diminum, alkohol dipecah menjadi acetaldehyde yang dilepaskan melalui keringat dan pernapasan.

Senyawa ini memicu bau tidak sedap, ditambah efek dehidrasi yang mengurangi produksi saliva sehingga memperparah bau mulut.

Kafein (Kopi dan Teh)

Kafein merangsang kelenjar apokrin di area ketiak dan selangkangan, yang menghasilkan keringat lebih mudah berbau.

Konsumsi kopi atau teh berlebihan dapat memperkuat aroma tubuh, meski bagi sebagian orang minuman ini tetap menjadi bagian penting gaya hidup sehari-hari.

Previously

'Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t' Rilis Poster dan Trailer, Bikin Ngakak Berjamaah

Next

Alyssa Daguise Hamil Anak Pertama, Al Ghazali dan Maia Estianty Sambut Bahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement