Cerita Adegan Paling Penting di Film Agak Laen 2, Bikin Penonton Loncat dari Kursi
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! menghadirkan adegan paling menantang yang digarap hingga dini hari. Chemistry Boris Bokir dan Oki Rengga dalam golden scene ini jadi sorotan utama penonton.
SHOWBIZLINE – Film Agak Laen: Menyala Pantiku!, sebagai seri kedua, kembali berhasil menghadirkan humor absurd khas kwartet Agak Laen. Namun, ada satu adegan yang disebut sebagai momen paling menantang sekaligus paling lama digarap dalam proses produksi.
Adegan ini melibatkan Boris Bokir dan Oki Rengga, yang berhasil membuat penonton benar-benar terkejut sekaligus terpingkal-pingkal saat pemutaran perdana.
Indra Jegel, salah satu bintang film, bahkan sejak awal sudah yakin bahwa penonton akan “loncat dari kursi” ketika menyaksikan momen tersebut.
Sutradara sekaligus penulis, Muhadkly Acho, mengungkapkan bahwa adegan ini digarap dengan penuh keseriusan.
“Scene itu yang paling lama digarapnya. Gue masih ingat banget itu digarap dari habis makan malam sampai jam 3 pagi, hanya untuk adegan yang penting itu,” jelas Acho.
Proses panjang ini melibatkan banyak orang, termasuk koreografer, dan dilakukan berulang kali demi mendapatkan suasana yang tepat.
Proses Syuting Tanpa Latihan Reading

Produser Ernest Prakasa menambahkan bahwa adegan tersebut sudah mendapat perlakuan khusus sejak tahap pembacaan naskah.
“Saking pentingnya dan saking butuh konsentrasi tingginya, kami enggak mau latihan itu di reading. Pas reading enggak ada tuh latihan. Kami biarkan organik, biar natural,” ungkapnya.
Keputusan ini diambil agar improvisasi komedi yang muncul terasa segar dan tidak terkesan dipaksakan.
Para pemeran pun diminta menggambarkan adegan ini dengan satu kata. Oki Rengga menyebut “berbunga-bunga,” Indra Jegel berkata “mantep,” Bene Dion memilih “abadi”.
Sementara Boris Bokir secara spontan menyebut “mie instan,” yang langsung memancing tawa. Ungkapan-ungkapan ini menunjukkan betapa berkesannya adegan tersebut bagi para pemain.
Kerahasiaan Produksi dan Reaksi Penonton

Boris Bokir bahkan menceritakan bahwa ia menandatangani kontrak film tanpa mengetahui detail skenario.
“Ini kali pertama aku tanda tangan kontrak film enggak tahu mau syuting apa, belum baca skenarionya. Ditanya ceritanya enggak boleh, sinopsis rahasia. Tiba-tiba ada calling-an, ada koreo. ‘Mau syuting apa sih ini?’” ujarnya sambil tertawa.
Strategi kerahasiaan ini dilakukan agar reaksi pemain tetap natural saat syuting berlangsung.
Indra Jegel menambahkan bahwa prediksi penonton akan “lompat” muncul sejak ia pertama kali membaca naskah.
Bahkan ketika ia menceritakan adegan tersebut kepada orang tuanya, reaksi mereka sama: “Mamaku lompat, bapaku lompat, semuanya lompat,” katanya.
Hal ini membuktikan bahwa kombinasi kerja keras teknis, spontanitas pemain, dan intuisi komedi tim Agak Laen berhasil menciptakan momen yang tidak hanya lucu, tetapi juga berdampak fisik pada penonton.
Tradisi Humor Absurd yang Berlanjut

Film Agak Laen: Menyala Pantiku! tidak hanya melanjutkan tradisi humor absurd yang menjadi ciri khas kwartet Agak Laen, tetapi juga mencetak salah satu adegan komedi paling berkesan dalam perfilman Indonesia tahun ini.
Dengan kerja keras tim produksi, improvisasi segar para pemain, dan dukungan penuh dari produser, film ini berhasil menghadirkan tontonan yang memadukan komedi, kejutan, dan kualitas teknis tinggi.
Rencananya, film Agak Laen: Menyala Pantiku! bakal tayang 27 November 2025 di seluruh bisokop tanah air.















