Home Feature & Community Pakar Bilang, Ciri-Ciri Orang NPD Bisa Dilihat dari Kesukaannya
Feature & Community

Pakar Bilang, Ciri-Ciri Orang NPD Bisa Dilihat dari Kesukaannya

Narcissistic Personality Disorder (NPD) dapat dikenali dari kebiasaan dan hobi tertentu. Psikolog menjelaskan bagaimana perilaku seperti gemar gosip, haus perhatian, hingga suka mengendalikan orang lain menjadi ciri khas orang dengan gangguan kepribadian narsistik.

Ilustrasi orang dengan NPD (Istimewa)

SHOWBIZLINE – Gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD) merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan rasa keagungan diri berlebihan, empati rendah, serta kebutuhan kuat akan validasi.

Menurut para ahli, ciri-ciri orang dengan NPD tidak hanya terlihat dari sikap sehari-hari, tetapi juga dapat dikenali melalui hobi atau kesukaan yang mereka jalani.

Kebiasaan ini sering kali mencerminkan pola perilaku yang berakar dari pengalaman masa kecil dan trauma emosional.

Psikolog klinis Seth Meyers menjelaskan bahwa sebagian besar individu dengan NPD pernah mengalami luka emosional pada masa perkembangan penting.

Hal ini membuat mereka cenderung bereaksi negatif ketika melihat orang lain bahagia atau sukses.

“Karena luka itu membuat mereka merasa tidak diperhatikan, dipermalukan, atau direndahkan, mereka bereaksi intens dan negatif ketika orang lain, terutama yang dekat dengan mereka, bahagia, sukses, atau bersinar,” ungkap Meyers.

Gemar Gosip dan Senang Melihat Orang Lain Menderita

Salah satu hobi yang sering dikaitkan dengan orang NPD adalah gemar bergosip. Aktivitas ini bukan sekadar hiburan, melainkan cara mereka menyalurkan rasa iri dan ketidakpuasan.

Meyers menambahkan bahwa orang dengan NPD cenderung merasa senang ketika melihat orang lain menderita, karena hal itu memberi mereka rasa superioritas.

Kebiasaan ini selaras dengan ciri umum NPD yang sulit merasakan empati dan lebih fokus pada kepentingan diri sendiri.

Mengumpulkan Pengagum dan Orang yang Mau Disuruh

Profesor psikologi Susan Krauss Whitbourne menekankan bahwa orang dengan NPD biasanya mengelilingi diri dengan orang-orang yang siap memenuhi permintaan mereka.

“Seseorang yang narsis hampir tidak punya empati, mudah marah jika keinginannya tidak terpenuhi, dan merasa berhak mendapat perlakuan istimewa dari orang-orang di sekitarnya,” jelas Whitbourne.

Hobi mengumpulkan pengagum atau orang yang bisa dikendalikan menjadi salah satu cara mereka menjaga rasa penting dan keunggulan diri.

Haus Perhatian dan Validasi

Selain gosip dan mengendalikan orang lain, orang dengan NPD juga memiliki hobi yang berhubungan dengan pencarian perhatian.

Mereka senang berada di pusat sorotan, baik melalui media sosial, kegiatan publik, maupun lingkaran pertemanan.

Kebutuhan akan validasi ini membuat mereka terus mencari cara agar terlihat lebih unggul dibandingkan orang lain.

Fenomena ini semakin nyata di era digital, di mana media sosial menjadi ruang bagi individu narsistik untuk mengekspresikan diri dan mendapatkan pengakuan.

Dampak Sosial dari Hobi Narsistik

Hobi yang mencerminkan ciri NPD tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga pada lingkungan sekitar.

Kebiasaan bergosip, mengendalikan orang lain, dan haus perhatian dapat menimbulkan konflik dalam hubungan sosial.

Orang dengan NPD sering kali sulit mempertahankan hubungan sehat karena pola perilaku mereka membuat orang lain merasa dimanfaatkan atau direndahkan.

Dengan memahami ciri-ciri ini, masyarakat dapat lebih waspada terhadap pola interaksi yang tidak sehat.

Kesadaran akan tanda-tanda NPD melalui hobi sehari-hari menjadi langkah penting dalam mengenali dan mengelola hubungan dengan individu yang memiliki kecenderungan narsistik.

Previously

Kronologi Komika Mudy Taylor Meninggal Dunia, Kondisi Terakhir Terungkap

Next

Ariana Grande Digadang Raih Oscar Lewat Glinda, Perannya di Wicked: For Good

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Showbizline
advertisement
advertisement